Beranda Bandar Lampung

BNNP: Ada 128.529 Penyalahguna Narkoba di Lampung

44
Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Tagam Sinaga (baju putih) saat melakukan pemusnahan barang bukti narkoba jenis Sabu menggunakan belender di Pantai Puri Gading TBB Bandar Lampung, Selasa (25/06/2019). Foto: Sule/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung mencatat sebanyak 128.529 masyarakat di Provinsi Lampung terlibat dalam penyalahgunaan Narkotika.

Hal itu disampaikan Kepala BNNP Lampung, Brigjen Pol Tagam Sinaga, saat menggelar pemusnahan barang bukti Narkoba di Pantai Puri Gading, Telukbetung Barat, Bandar Lampung, Selasa (25/06) pagi.

“Dari populasi penduduk usia 10-59 tahun, terbukti dengan angka prevalensi penyalahguna narkotika di Provinsi Lampung tahun 2017 berada di peringkat ketiga se-Sumatera, dan peringkat kedelapan se-Indonesia dengan jumlah penyalahguna narkoba sebesar 1,94 persen atau 128.529 orang,” kata Tagam.

Selama ini, kata Tagam, pemberitaan mengenai peredaran narkoba selalu muncul setiap hari. Hal tersebut sangat mengkhawatirkan mengingat BNNP maupun kepolisian setempat, setiap hari juga menerima laporan masyarakat tentang peredaran dan penggunaan narkoba.

Akan tetapi, lanjutnya, untuk di Provinsi Lampung sendiri, pengguna narkoba agak menurun. “Itu (pengguna narkoba menurun) karena bandar-bandar dan pengedarnya sudah kami tangkapi. Seperti sekarang ini peredarannya sudah bergerak dari Lampung menuju Jakarta, itu yang ditangkap oleh Polda Lampung dan Polres Lampung Selatan,” ungkapnya.

Untuk kedepannya, sambung Jenderal Bintang Satu ini, pihaknya akan mencari orang-orang pecandu narkoba, yang kemudian akan dilakukan rehabilitasi. Ia pun mengharapkan untuk bersama-sama menggerakkan seluruh stakeholder agar para pengguna narkoba datang ke BNNP.

“Datang lah ke kami (pecandu) agar kita rehabilitasi. Bagi para bandar, kita tidak ada ampun, bakal kami tindak tegas dan terukur,” tegasnya.

Diketahui pada pemusnahan kali ini, BNNP Lampung memusnahkan Narkotika jenis sabu seberat 1,5 Kg dan ganja sekitar 60 Kg. Barang bukti ini merupakan hasil pengungkapan kasus dalam kurun waktu dua bulan.

“Pemusnahan ini dilakukan sebagai bukti ke masyarakat, agar jangan sampai ada tanggapan dari masyarakat bahwa setelah disita akan beredar lagi di lapangan,” kata Tagam

Tagam menambahkan, bahwa sepanjang tahun 2019 ini, jumlah tahanan yang terlibat kasus Narkotika di Lampung sebanyak 4.134 orang, dengan rincian, yakni bandar sebanyak 3.104 orang.

“Sejauh ini kami berhasil mengungkap enam kasus dengan 20 tersangka. Rinciannya 19 orang ditembak (tiga tewas) dan satu wanita tidak ditembak,”

“Lakukan saja apa yang diinginkan masyarakat seperti apa menanggapi pelaku narkoba ini, yang terpenting masyarakat mendukung,” pesannya. (Sule)

Artikel ini telah terbit pada Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Edisi Rabu, 26 Juni 2019 dengan judulBNNP: Ada 128.529 Penyalahguna Narkoba di Lampung”.

Facebook Comments