Tanaman Lada di Lamtim, Kualitas Buruk Harga Turun
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Kondisi lada di Lampung Timur tahun ini terpuruk, tidak ada panen raya karena kondisi tanaman buruk selain itu harga juga relatif menurun, hanya 25 - 30 ribu per kilogram. Rabu (26/6).
Kepala Dinas Pertanian Lampung Timur, Yusuf mengakui seharusnya panen lada secara global terjadi bulan Juli dan Agustus, namun di Lamtim tidak ada panen raya lada karena buruknya kondisi tanaman musim ini.
Selain itu dengan luas tanaman lada 5.047 hektar di Lampung Timur tidak bisa diprediksi berapa hasil produksi panen, di akibatkan karena buah lada yang kurang bagus, begitu pula dengan harga 25 - 30 ribu perkilogram merupakan harga yang buruk untuk ukuran lada hitam. "Sudah beberapa tahun terakhir ini harga lada anjlok," Kata Yusuf.
Sementara itu, petani lada Erdianto warga Desa Pakuanaji, Kecamatan Sukadana, mengatakan hasil panen miliknya di atas satu hektar mendapat 4 ton lada basah, harga lada kering tembus 26 ribu perkilogram, dengan harga tersebut Erdianto mengakui merupakan harga yang buruk. "Lima tahun sebelumnya tembus 100 ribu per hektare," Kata Erdianto. (Agus)
Berita Lainnya
-
Warga Kecewa, Balai TNWK Dinilai Tak Serius Tangani Konflik Gajah Liar
Selasa, 13 Januari 2026 -
Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas Saat Demo di Balai TNWK
Selasa, 13 Januari 2026 -
Massa Aksi Kepung Balai TNWK, Tuntut Penyelesaian Konflik Gajah-Manusia
Selasa, 13 Januari 2026 -
Jelang Aksi di Way Kambas, Polisi Minta Personel Utamakan Pendekatan Humanis
Selasa, 13 Januari 2026









