Beranda Daerah Lampung Lampung Tengah

Graduasi Mandiri PKH Lamteng Meningkat

56
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi Penerima PKH Way Kanan

Kupastuntas.co, Lampung Tengah – Kabupaten Lampung Tengah tercatat menjadi yang terbaik kedua dalam hal graduasi mandiri (keluar) program keluarga harapan (PKH) se-Provinsi Lampung.

Tercatat, periode Juni 2018 hingga Juni 2019 sebanyak 331 dari total 76.425 keluarga penerima manfaat (KPM) sudah keluar dari program tersebut. Meningkatnya graduasi tak lepas dari kinerja para pendamping PKM PKH yang aktif dalam melakukan pembimbingan melalui program kerja.

Melalui capaian itu, Bupati Loekman Djoyosoemarto mengapresiasi capaian graduasi yang dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) selaku pembina program KPM PKH. Ia mendorong, supaya jumlah tersebut dapat ditingkatkan setiap tahunnya sehingga tak ada lagi KPM PKH.

“Dengan peningkatan jumlah graduasi ini, saya berharap pendamping PKH supaya lebih aktif lagi memberikan program nyata kepada para KPM PKH, sehingga angka graduasinya meningkat setiap tahun, pendamping harus memberikan program nyata dalam pendampingan,” ujar Bupati Loekman Djoyosoemarto, Jumat (28/6/2019).

Terbanggi Besar sebagai salah satu kecamatan dengan angka tertinggi yakni 58 KPM PKH. Suksesnya angka graduasi KPM PKH tak lepas dari program Familiy Development Session (FDS) yang dilakukan secara rutin setiap pekannya.

Koodinator pendamping KPM PKH wilayah tengah Lamteng, Lis menjelaskan, melalui FDS pihaknya memberikan kesadaran terkait PKH dengan status sosial mereka. Kerenanya, KPM PKH akhirnya mempunyai kesadaran untuk keluar dari program tersebut.

“Melalui FDS kita memberikan pelatihan serta menyadarkan jika program PKH ini hanya untuk mereka yang berhak menerima. Program tersebut kita berikan satu pekan sekali kepada seluruh KPM PKH di Terbanggi Besar,” ujar Lis.

Ia menambahkan, pihaknya menggelar penyuluhan dengan memberikan kesadaran ekonomi, program pendidikan melalui penerimaan biaya anak sekolah, program kesehatan ibu hamil, pendampingan anak usia dini, dan lain sebagainya.

Kepala Dinsos Lamteng Zulfikar Irwan mengatakan, melalui pendampingan yang dilakukan pihaknya melaui program pendidikan, telah berhasil membuat siswa dari KPM PKH masuk perguruan tinggi ternama di Lampung dan Jawa.

“Melalui program pendidikan yang diberikan pendamping KPM PKH, sebanyak delapan anak dari keluarga PKH diterima di perguruan tinggi. Selain itu dari program (pendampingan) ekonomi banyak keluar PKH yang sudah mampu memiliki penghasilan sendiri melalui berbagai usaha,” katanya. (Towo)

Facebook Comments