Beranda Bandar Lampung

Pengamat: Pemkot Bandar Lampung Harus Selidiki Proses Pengurusan Akreditasi Rumah Sakit

42
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Mulai 1 Juli, sebanyak empat Rumah Sakit (RS ) di Bandar Lampung tak lagi melayani pasien yang menggunakan BPJS Kesehatan. Hal Ini setelah BPJS memutuskan kerjasama, karena masa akreditasi empat RS tersebut yang telah habis. Keempat RS tersebut yakni, RS Imanuel (Tipe B), RS Bandar Negara Husada (tipe C), RS Mata Lampung Eye Center (tipe C), dan RSIA Sinta (tipe C).

Menanggapi banyaknya RS yang putus kerjasama BPJS Kesehatan, pengamat Pemerintahan dari Universitas Lampung, Dedi Hermawan menilai ada unsur kesengajaan mengapa banyak RS tak mengurus akreditasi. Faktornya pun salah satunya adalah, karena RS takut bermasalah dengan hutang.

“Sehingga jika tidak mau terbenani, maka mereka (RS) putuskan kerja sama dengan pihak BPJS, dengan cara ya tidak perpanjang akreditasi,” kata Dedi.

Saat ini masyarakat pengguna BPJS sangat banyak, dan pelayanan kesehatan harus diprioritaskan. Ia mengimbau, RS yang akreditasinya hampir habis agar cepat diurus, dan jangan ada motif sengaja.

“Pihak RS jangan hanya mementingkan lembaganya saja, namun banyaknya pasien pengguna BPJS juga harus dipikirkan juga,” tandasnya.

Oleh karena itu, Dedi menegaskan, Pemerintah setempat harus membentuk tim untuk menyelidiki apakah ada unsur kesengajaan atau tidak dalam pengurusan akreditasi.

“Tim ini bisa untuk melacak apakah memang benar ada kesusahan dalam pengurusan akreditasi, kalau memang ada kesengajaan, hal ini bisa ditindaklanjuti dalam unsur pidana,” ucapnya. (Wanda)

Baca Juga: Empat Rumah Sakit di Bandar Lampung Tak Lagi Layani Pasien BPJS

Baca Juga: Komisi IV DPRD Bandar Lampung: Empat RS Tak Serius Urus Akreditasi

Facebook Comments