• Rabu, 22 Januari 2020

Kodim 0412 Lampung Utara Bangun Jalan Penghubung Dua Kecamatan

Kamis, 04 Juli 2019 - 09.23 WIB - 0

Kupastuntas.co, Lampung Utara - Anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 0412 Lampung Utara bersama masyarakat memulai perbaikan tempat ibadah dan pembukaan badan jalan. Aktivitas dimulai dengan pembuatan box culvert jembatan penghubung dua kecamatan.

Komandan Distrik Militer (Kodim) 0412 Lampung Utara, Letkol Inf Krisna Pribudi melalui Komandan Rayon Militer (Danramil) 412-06 Kecamatan Sungkai Tengah, Kapten Inf Syamsuri mengatakan, selain pembukaan badan jalan penghubung Kecamatan Sungkai Tengah dan Kecamatan Sungkai Utara sepanjang 1,2 Km, pada program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 juga membuat jembatan penghubung dua kecamatan tersebut (Sungkai Tengah dan Sungkai Utara).

"Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa ini semoga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan khusunya warga Desa Batu Nangkop," ujarnya, Kamis (04/07/2019).

Dijelaskannya, berbagai kegiatan pembangunan telah disiapkan pada program TMMD ke-105 Kodim 0412 Lampung Utara yang dipusatkan di Desa Batu Nangkop, Kecamatan Sungkai Tengah. Di samping itu juga, lanjut Kapten Inf Syamsuri, masyarakat bersama TNI juga membuka badan jalan sepanjang 1 kilometer guna menghubungkan dusun 1 sampai dengan dusun 4 Desa Batu Nangkop. Sehingga pembukaan badan jalan dalam program TMMD ini totalnya 2,2 Km, pemerataan tanah badan jalan dan pembuatan box culvert jembatan 6x2 meter.

Saat ini, lanjutnya, TNI dan rakyat juga tengah melanjutkan persiapan pembangunan MCK masjid Mambaul Huda, rehab Masjid Al – Istiqoma, gereja dan talud sepanjang 100 meter. Pelaksanaan pra TMMD yang ke-105 ini diharapkan dapat rampung sebelum pembukaan yang akan dilaksanakan secara resmi pada 10 Juli hingga 8 Agustus 2019 mendatang.

Kapten Inf Syamsuri menegaskan, guna pencapaian target pembukaan TMMD yang ke-105 tersebut, cor plat terus dilakukan sehingga program itu dapat tercapai dengan maksimal.

"Program TMMD ini untuk membantu pemerataan pembangunan pedesaan, pelaksanaannya pun harus melibatkan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Hal ini dilakukan agar terciptanya hubungan silaturahmi, kerjasama yang baik serta hubungan emosional yang erat dan indah antara TNI dan Rakyat,” pungkasnya. (Sarnubi)

  • Editor : Mita Wijayanti