Beranda Bandar Lampung

Tok! Pengadilan Tinggi Tolak Pengajuan Banding, Zainudin Hasan Tetap Dibui 12 Tahun

120
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Zainudin Hasan di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang, Kamis (25/4/2019). Foto : Kardo/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Pengadilan Tinggi (PT) Tanjung karang menolak banding yang diajukan oleh Bupati Lampung Selatan nonaktif Zainudin Hasan, atas kasus korupsi infrastruktur di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Dalam putusannya, majelis hakim PT Tanjung Karang menguatkan putusan Pengadilan Tipikor Tanjung Karang yang memvonis Zainudin Hasan  selama 12 tahun penjara.

“Ya benar. Hari ini sudah diputuskan banding kasus Zainudin. Majelis hakim PT yang memegang berkas perkaranya (Zainudin) menolak bandingnya. Hakim menguatkan putusan PN Tanjung Karang selama 12 tahun itu,” jelas Humas PT Tanjung Karang, Yesayas Tarigan, Rabu (03/07/2019).

Yesayas menambahkan, hakim yang menyidangkan putusan banding tersebut, yakni Hakim Zaid Umar Bobsaid (Ketua Pengadilan Tinggi Tanjung Karang), Hakim Sofyan Syah dan Hakim Slamet Hariadi (selaku Hakim Ad hoc).

Untuk diketahui, pada Senin (25/04/2019) lalu, Pengadilan Tipikor Tanjung Karang sudah memvonis Zainudin Hasan selama 12 tahun dan denda Rp500 juta subsider empat bulan kurungan dan diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp66 miliar.

Ketua Majelis Hakim yang dipimpin Mien Trisnawaty mengatakan bahwa terdakwa Zainudin terbukti bersalah melanggar Pasal 12 Huruf a, 12 huruf i dan Pasal 12 huruf b ditambah TPPU oleh karna itu kita vonis dengan 12 Tahun penjara denda 500juta subsider 4 bulan diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp66 miliar. Bila uang pengganti tidak dibayar maka hartanya akan disita, dan apabila tidak cukup maka diganti pidana penjara selama 18 bulan.

Vonis itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa penuntut Umum (JPU) KPK Subari Cs yang menuntut terdakwa Zainudin Hasan selama 15 tahun penjara karena terbukti melanggar pasal pertama tentang korupsi pasal 12 Huruf a, 12 Huruf i, dakwaan ketiga pasal 12 Huruf B besar ditambah dakwaan TTPU.

“Dia kita tuntut selama 15 tahun penjara denda Rp500 juta subsider 5 bulan penjara serta kita wajibkan membayar uang pengganti sebayak Rp 66 miliar bila tidak dibayar dalam waktu satu bulan ditambah hukumanya selama 2 tahun penjara,” kata Subari. (Oscar)

Artikel ini telah terbit pada Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Edisi Kamis, 4 Juli 2019 dengan judul “Pengadilan Tinggi Tolak Banding Zainudin Hasan”.

Facebook Comments