Beranda Bandar Lampung

Wakil Gubernur Lampung Diperiksa KPK Sebagai Saksi Dalam Kasus Korupsi

4145
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim. Foto: Ist/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah membenarkan bahwa Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim dipanggil untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada Kamis (04/07/2019). Pemeriksaan itu dilakukan berkaitan dengan tindak pidana korupsi mantan Bupati Lampung Tengah (Lamteng), Mustafa.

“Iya [Benar diperiksa],” ujar Febri Diansyah singkat saat dikonfirmasi Kupastuntas.co.

Dikutip dari halaman Detikcom, Chusnunia dijadikan sebagai saksi dari tersangka anggota DPRD Lamteng, Zainudin.

Selain Chusnunia, anggota DPRD Lampung Midi Ismanto juga dipanggil sebagai saksi tersangka Mustafa.

Kemudian, Eks Bupati Lampung Tengah, Mustafa, turut dipanggil sebagai saksi untuk tersangka lain di rangkaian kasus ini, Simon Susilo.

Chusnunia juga pernah diperiksa pada Jumat (01/03/2019). Saat itu, mantan Bupati Lampung Timur ini diperiksa untuk mendalami penggunaan dana yang dikumpulkan Mustafa saat menjabat sebagai Bupati Lampung Tengah.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan sejumlah tersangka dalam tiga kasus yang masih terkait dengan dugaan suap Mustafa. Pada kasus pertama, KPK menetapkan Mustafa sebagai tersangka karena diduga menerima gratifikasi Rp95 miliar.

Duit itu diduga terkait dengan proyek di Dinas Bina Marga Pemkab Lampung Tengah. KPK menduga ada fee 10-20 persen yang diberikan kepada Mustafa.

Kasus kedua, KPK menetapkan dua orang pengusaha, yaitu Pemilik PT Sorento Nusantara, Budi Winarto dan Pemilik PT Purna Arena Yudha, Simon Susilo sebagai tersangka.

Mereka diduga memberi uang total Rp12,5 miliar kepada Mustafa. Diduga uang itu adalah bagian dari Rp95 miliar yang diterima Mustafa.

Kemudian, pada kasus ketiga, KPK menetapkan empat anggota DPRD Lampung Tengah sebagai tersangka. Mereka adalah Achmad Junaidi, Bunyana, Raden Zugiri dan Zainudin.

Keempatnya diduga menerima suap terkait persetujuan pinjaman daerah dan pengesahan APBD dan APBDP. Keempatnya juga sudah ditahan KPK. (Ricardo)

 

Tonton Juga :

Facebook Comments