Beranda Daerah Lampung Tanggamus

11 Rumah Warga dan Gedung Sekolah di Tanggamus Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

52
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Aparat Kecamatan meninjau lokasi terdampak angin puting beliung di Dusun Paneongan Pekon Kotaagung. Foto : Sayuti/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tanggamus – Sebanyak 11 rumah warga dan gedung SD Negeri 1 Kotaagung di Dusun Paneongan Pekon Kotaagung, Kecamatan Kotaagung,  Tanggamus, rusak diterjang angin puting beliung, Senin (8/7/2019). Bencana angin puting beliung tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB itu menyapu atap sekolah serta sebelasan rumah warga sekitar.

Tidak ada korban dalam kejadian ini, hanya kerugian materiil diperkirakan puluhan juta rupiah. Jonta (50), salah seorang pemilik rumah yang atap rumahnya disapu angin puting beliung menuturkan, peristiwa angin puting beliung terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, yang didahului hujan deras. Tak lama kemudian, ia yang saat itu sedang menonton siaram televisi,  mendengar suara gemuruh atap rumah.

“Mendengar suara gemuruh itu saya langsung keluar rumah memeriksa keadaan. Ternyata, atap genteng rumah tabur berterbangan karena angin puting beliung,” katanya.

Kapolres Tanggamus,  AKBP Hesmu Baroto, melalui Plh. Kapolsek Kotaagung, Ipda Rudi Khisbiantoro mengatakan, akibat peristiwa angin puting beliung tersebut mengakibatkan atap gedung SDN 1 Kotaagung, dan sejumlah atap rumah warga mengalami rusak berat dan rusak ringan.

“Akibat puting beliung itu, sebanyak empat rumah warga yang atapnya mengalami kerusakan 30 persen hingga 60 persen,” kata Ipda Rudi, Selasa (9/7/2019).

Ipda Rudi menjelaskan, atap rumah yang mengalami kerusakan tersebut yakni milik Mardiah (50) berupa atap seng dengan kerusakannya 40 persen. Kemudian atap rumah Jonta (50) berupa atap genteng dengan kerusakan 40 persen.

Selanjutnya, atap rumah Bunyana (60) berupa atap seng dengan kerusakan 60 persen, dan atap rumah Hasbuna (65) berupa atap seng dengan kerusakan 30 persen. Selain itu, kata Rudi, angin puting beliung juga merusak atap rumah milik Nazirwan, Kasbul, Akbar/Lia, Dulmanan, Samsurizal, Rohyan dan Sumiati.

“Langkah-langkah yang telah kami ambil yakni berkoordinasi dengan Camat, BNPB, PMI dan Tagana guna mengatasi pasca kejadian tersebut,” ujar Rudi. (Sayuti)

 

Facebook Comments