Beranda Daerah Lampung Way Kanan

Bocah 8 Tahun Jadi Korban Pemerkosaan Paman di Way Kanan

4383
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Way Kanan – Kasus pemerkosaan terhadap anak dibawah umur, kini terjadi di Way Kanan. Bunga (bukan nama sebenarnya) anak tertua dari pasangan EF dan MU Warga Simpang Melungun Way Kanan berusia 8 tahun diperkosa oleh pamannya sendiri, berinisial CS.

Menurut keterangan keluarga, Bunga diperkosa oleh pamannya sendiri dan diancam akan dibunuh jika ia berani menceritakan tentang kasus pemerkosaan yang dialaminya.

Kasus ini terungkap saat Ibu kandung Bunga (MU) hendak memandikan Bunga. MU melihat payudara kanan Bunga merah dan besar sebelah serta mukanya beberapa hari terakhir terlihat pucat dan lesu. Bunga pun mengeluh kesakitan saat berjalan.

Bunga sempat diungsikan ke rumah tetangganya, karena diancam pamannya.  Dikarenakan takut, Bunga juga sempat dibawa lari ke Lampung Timur dan Kotabumi oleh ibunya.

Sebagai korban pemerkosaan terhadap anak dibawah umur, kini Bunga mendapatkan perlindungan dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Way Kanan.

Kabid Perlindungan Anak Ciunah, didampingi Kasi Perlindungan Anak Ulfa, dari P2TP2A Kabupaten Way Kanan mengunjungi polres untuk memberikan pendampingan dan konseling kepada Bunga, Jumat (12/7/2019).

Kabid Perlindungan Anak Ciunah. Foto: Sandi/Kupastuntas.co

Kabid Perlindungan Anak Ciunah, menjelaskan kedatangannya ke Mapolres Way Kanan untuk memberikan pendampingan dan terapi untuk trauma yang dialami oleh Bunga, korban pemerkosaan oleh pamannya.

“Kami akan berikan bantuan bimbingan supaya Bunga dapat ceria kembali dan bermain dengan kawan-kawannya,” ungkapnya.

Kasatreskrim maupun Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Way Kanan, terus meminta keterang dari pihak keluarga mengenai kasus pemerkosa yang dialami oleh Bunga. “Kami belum dapat memberikan keterang dikarenakan Unit PPA sedang melakukan olah TKP”, ujar Kasatreskrim Way Kanan.

“Sekarang unit sedang menuju TKP, nanti setelah pulang dari TKP akan kami berikan penjelasan kronolgi lengkpnya,” terang Kanit PPA Bripka Hendra kepada Kupastuntas.co saat ditemui sebelum keberangkatan ke TKP. (Sandi)

Facebook Comments