Beranda Bandar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Perbaiki Jalan di Kawasan Wisata Hutan Kera

65
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Tim Bina Marga Dinas PU Bandar Lampung saat melakukan pengecekan jalan akses menuju tempat wisata Taman Hutan Kera, Senin (15/05/2019). Foto: Wanda/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung akhirnya melakukan perbaikan akses jalan menuju tempat wisata Taman Hutan Kera (THK).

Pasalnya, saat ini kondisi jalan Terusan Juanda, Sumur Batu, Telukbetung Utara, Bandar Lampung tersebut kondisinya rusak parah.

Dari pantauan, kondisi jalan berlumpur dan lubang sedalam kurang lebih 50 centimeter atau 1,5 meter banyak terdapat di jalan salah satu destinasi wisata di Kota Bandar Lampung tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PU Bandar Lampung, Dedi Setyoso mengatakan, saat ini timnya sedang melakukan pengecekan dan pengukuran untuk perbaikan jalan tersebut.

“Kami saat ini sedang melakukan pengecekan, di mana apakah bisa ditambal sulam saja, atau dilakukan pengaspalan penuh. Tapi kalau melihat kondisi, sepertinya akan di aspal penuh,” mujar Dedi saat diwawancarai di lokasi, Senin (15/07/2019).

Dedi mengungkapkan, setelah melakukan pengecekan, pihaknya segera melakukan pengerjaan jalan, dan ditargetkan akan rampung sampai 3 bulan kedepan.

“Untuk anggaran, kami akan menggunakan anggaran rutin. Kemungkinan pengerjaan akan dilakukan sepanjang 500 meter dari gerbang Dinkes Lampung,” ucapnya.

Sementara itu, warga setempat, Gayo mengucapkan terimakasih kepada Pemkot Bandar Lampung yang melakukan perbaikan di jalan tersebut. Sebab jalan itu sudah rusak hingga bertahun-tahun lamanya.

“Kami senang ada rencana pembangunan jalan di wilayah itu. Saat ini memang kondisinya ada lubang dan berlumpur, bahkan motor pun ada yang pernah terjebak di lumpur bila musim hujan,” ujar Gayo.

Menurut warga, perbaikan jalan mendesak dilakukan karena kondisinya sungguh memperihatinkan mulai dari jalan depan sumur umum hingga sepanjang jalan hutan Kera dan di belakang tembok Hotel Hartono.

“Percuma saja di sini ada rumah mantan pejabat. Namun menutup mata terhadap kondisi jalan hancur yang hanya berjarak beberapa puluh meter dari kediamannya,” kata Gayo. (Wanda)

Facebook Comments