Beranda Daerah Lampung Mesuji

Klarifikasi Polri : Jumlah Korban Tewas Bentrok Mesuji 3 Orang, 11 Luka-luka

139
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Foto : ist

Kupastuntas.co, Mesuji – Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra mengklarifikasi jumlah korban tewas dalam bentrok yang terjadi antara kelompok Mekar Jaya Abadi dan kelompok Mesuji Raya pada Rabu (17/7/2019), sebanyak 3 orang.

Klarifikasi ini dilakukan karena sebelumnya sempat beredar informasi bahwa ada 4 orang tewas dalam bentrok antarkelompok di kawasan hutan Register 45 tersebut.

“Berdasarkan klarifikasi terakhir itu 3 orang meninggal dunia. Beberapa waktu lalu sempat tersiar kabar 4, sudah positif 3 orang meninggal,” jelas Asep di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (18/7/2019).

Selain korban tewas, Asep mengatakan bahwa ada 11 orang mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut. Asep mengatakan pihak Polda Lampung masih mendalami permasalahan itu.

“Dari pihak Polda Lampung, ya sekarang masih dalam terus penyelidikan. Yang jelas dalam upaya ini, antara kami memulihkan situasinya dan upaya penegakan hukum, kami lakukan secara paralel,” tambahnya.

Sebagai informasi, kelompok Mekar Jaya Abadi merupakan masyarakat yang bermukim dan mengolah tanah di Register 45 di dalam wilayah Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung. Sementara kelompok Mesuji Raya bermukim di wilayah Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.

Kedua kelompok ini berada di perbatasan Provinsi Lampung dan Provinsi Sumatera Selatan. Dalam aksinya, massa bentrok menggunakan senjata tajam dan senjata api.

Adi Saputra menambahkan, penyebab bentrok kelompok Mekar Jaya Abadi KHP Register 45 SBM dan kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya dilatarbelakangi pembajakan lahan di area seluas setengah hektare.

Sekitar pukul 11.00 WIB saat itu datang alat berat bajak milik kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya dan kemudian melakukan pembajakan di lokasi KHP Register 45 Mekar Jaya Abadi. Pembajakan dilakukan di area tanah seluas setengah hektare milik salah satu warga bernama Yusuf (41) yang merupakan kelompok dari Mekar Jaya Abadi.

Kegiatan pembajakan kemudian diketahui oleh salah satu warga dari kelompok Mekar Jaya Abadi. Mengetahui itu, kemudian warga tersebut memukul kentongan dan mengamankan warga yang sedang membajak tersebut.

Warga yang mengamankan orang yang membajak lahan itu, kemudian menanyakan perihal atas perintah siapa untuk melakukan pembajakan tersebut. Namun tidak lama, operator bajak itu disuruh pulang, kemudian kembali membawa rekannya dan langsung menyerang kelompok Mekar Jaya. (Rls)

 

Facebook Comments