• Selasa, 10 Desember 2019

Pemkab Lamteng Siapkan Lahan untuk Kampus II Unila, Loekman : Saya Sudah Temui Menteri Pendidikan

Senin, 22 Juli 2019 - 11.56 WIB - 0

Penulis

Kupastuntas

Kupastuntas.co, Lampung Tengah – Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto memperlihatkan keseriusannya dalam dunia pendidikan. Setelah sebelumnya menghibahkan lahan kepada Muhammadiyah untuk membangun kampus di Terbanggi Besar, kedepan Pemkab Lamteng juga akan menggandeng Universitas Lampung (Unila).

Kerjasama dengan Unila, dalam rangka membangun Kampus dua atau B Unila di salah satu kawasan di kabupaten terluas di Provinsi Lampung itu. Bupati Loekman Djoyosoemarto menjelaskan, pihaknya sudah meminta pihak Unila untuk membuat kajian pembangunan kampus dua di Lamteng.

“Untuk program pembangunan kampus dua Unila di Lamteng, saya sudah berbicara langsung dengan Menteri Pendidikan, kita serius untuk membangun sarana pendidikan di kabupaten ini," kata Loekman Djoyosoemarto, Senin (22/7/2019).

Ia menambahkan, untuk pembangunan kampus dua Unila di Lamteng, pihaknya sudah menyiapkan lahan di Kampung Sulusuban, Kecamatan Seputih Agung. “Kami juga sudah meminta pihak Rektorat Unila untuk membuat kajian terkait rencana pembangunan kampus tersebut," bebernya.

Dengan banyaknya sarana pendidikan di Lamteng, ujar bupati, akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat khsusnya anak muda, serta mempermudah akses pendidikan anak-anak di kabupaten itu.

Sebelumya, Pemkab juga melakukan MoU dengan Universitas Gajah Mada, salah satu poinnya adalah terkait pendidikan. Hasil dari MoU dengan UGM, dalam empat tahun kedepan siswa-siswi setingkat SMA asal Lamteng akan berkesempatan meneruskan pendidikan mereka di UGM tanpa tes.

Anak-anak yang akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang universitas, terlebih dahulu harus merupakan siswa berprestasi di Lamteng, mereka harus sudah lulus seleksi yang dilakukan Pemkab Lamteng, dan berdasarkan rekomendasi bupati.

“Timbal baliknya, UGM akan mengirimkan mahasiswa yang sedang melakukan pengabdian ke masyarakat atau kuliah kerja nyata (KKN), ke Lampung Tengah selama periode yang sama,” pungkasnya. (Adv)

  • Editor :