Beranda Daerah Lampung Pringsewu

Warga Pringsewu Sulap Bekas Kandang Ternak Ayam Jadi Agrowisata Kebun Naga Kampoeng BW

725
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Wabup Fauzi saat mengunjungi Kampoeng BW di Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu, Selasa (23/7/2019). Foto: Manalu/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pringsewu – Lokasi Kampoeng BW dengan luas lahan 1 hektar di Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu bakal menjadi salah satu tempat favorit wisata bagi warga Bumi Jejama Secancanan.

Di lokasi ini tersedia ruangan pertemuan, kafe dengan pemandangan sawah, kolam ikan serta rumah kayu. Namun yang lebih menarik lagi di lokasi ini terdapat sekitar 300 pohon buah naga. Dengan demikian pengunjung bisa menikmati buah naga dengan memetik langsung dari pohonnya.

Buyung (52) pengelola Kampoeng BW menceritakan, sekitar tahun 70-an silam, lokasi ini merupakan kolam ikan. Selanjutnya pada tahun 80-an berubah menjadi lokasi peternakan ayam ras. Namun seiring berjalannya waktu, peternakan ayam tersebut tutup. “Daripada lahan tidak terpakai, saya iseng untuk menanam beberapa pohon buah naga lima tahun lalu,” ujar Buyung, Selasa (23/7/2019).

Buyung sama sekali tidak menduga jika tanaman buah naga miliknya bakal dikunjungi orang banyak.

“Sekarang ada sekitar 300 pohon buah naga diatas lahan 1/2 hektar. Mengenai pemasaran sementara ini belum kami pikirkan karena selama ini pembeli selalu ramai datang kesini,” paparnya.

Ditambahkan Buyung, konsep awal lokasi ini hanya untuk privasi keluarga bukan untuk publik. Sedangkan nama Kampoeng BW diambil dari singkatan nama dia dan istrinya yakni Buyung dan Wina.

“Tapi belakangan ini banyak pihak yang menyarankan agar lokasi ini terbuka untuk umum. Mengingat lokasinya sangat cocok untuk tempat nongkrong sambil menikmati pemandangan, sembari menghilangkan rasa penat setelah melakukan aktivitas,” kata dia.

Terlepas dari itu, Buyung masih menunggu arahan dari Pemkab Pringsewu melalui Dinas Pariwisata.

“Karena sudah mulai banyak yang berkunjung maka lokasi ini secara perlahan kami benahi misalnya menyiapakn ruang pertemuan serta kafe yang menyajikan racikan kopi dan aneka jus berbagai rasa,” tandasnya.

Wakil Bupati Pringsewu Dr. H Fauzi mengatakan kedepanyan pemkab akan mendorong Kampoeng BW menjadi salah satu destinasi wisata unggulan.

“Di Pringsewu memang terdapat banyak tanaman buah naga. Hanya saja lokasi di sini sangat berbeda karena memiliki daya tarik tersendiri. Ada pemandangan yang menakjubkan,” papar dia.

Menurut Fauzi, meskipun harganya sama namun rasa buah naga di Kampoeng BW jauh lebih enak, dibanding dengan buah naga yang dijual di pasaran. Dikarenakan buah naga di Kampoeng BW ditanam secara organik. “Kita tahu Pringsewu tidak memiliki laut, jadi jika ada potensi wisata seperti ini (Kampoeng BW) kenapa tidak kita support sepenuhnya,” tukasnya. (Manalu)

Facebook Comments