Tekan Laju Impor Kopi, Ketua AEKI Lampung: Perlu Ada Regulasi Tata Niaga Kopi
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sebagai salah satu solusi guna menekan laju impor biji kopi yang masuk ke Provinsi Lampung, Ketua Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Lampung, Juprius mendorong Pemerintah Provinsi Lampung untuk membuat semacam regulasi berupa Peraturan Daerah atau Peraturan Gubernur yang mengatur khusus tentang tata niaga kopi.
Menurut Juprius, regulasi tersebut sangat penting guna menjaga kualitas kopi Lampung dan harga di tingkat petani. Sebab kata dia, kebanyakan kopi hasil impor dioplos dengan kopi lokal untuk diekspor akan mempengaruhi cita rasa dari kopi Lampung.
"Kalau kopi kita dicampur dengan kopi Vietnam misalnya, kan jadi jelek cita rasanya. Makanya kalau kita mau petani Lampung berjaya, harus kita pikirkan. Kerja samanya antara pengusaha dan pemerintah yang paling penting. Membuat aturan, tata niaganya," ujar Juprius kepada kupastuntas.co, Minggu (28/7/2019).
Lebih lanjut dia mengatakan, ketika pemprov membina petani, kekurangan petani dapat cukupi, hasil petani ditampung dengan baik, produktifitasnya banyak, kualitasnya tinggi, dan harganya mahal, maka petani Lampung akan berjaya.
"Dengan harga mahal petani akan memperoleh pendapatan lebih, dan buat masyarakat semangat menanam kopi," katanya.
Sebelumnya Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyurati Dirjen Perdaganagan Luar Negeri Kementerian Perdagangan untuk membatasi produk-produk yang akan mengganggu stabilitas produk pertanian Lampung, dimana salah satunya kopi.
"Kita akan selesaikan secara sistematis. Kita batasi supaya jangan sampai petani kita hasilnya sudah cukup bagus tapi harganya rendah oleh karena pasokan dari luar negeri," ujar Fahrizal. (Erik)
Berita Lainnya
-
Efisiensi Energi sebagai Jalan Nyata Menuju Kemandirian Energi di Lampung, Oleh: Elka Pranita
Rabu, 08 April 2026 -
Kenaikan Harga Plastik Tekan Pelaku Usaha Tahu di Bandar Lampung, Biaya Produksi Naik Hingga Dua Kali Lipat
Rabu, 08 April 2026 -
UniRank 2026: UIN Raden Intan Lampung Kembali Masuk 6 Besar PTKIN
Rabu, 08 April 2026 -
Harga Plastik Naik, Disperindag Lampung Imbau Industri Tahu Tempe Gunakan Daun Pisang
Rabu, 08 April 2026








