Khawatir Gempa Susulan, Warga Pulau Pasaran Ini Memilih Tetap Mengungsi di Kantor Gubernur Lampung
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sebagian besar pengungsi di Kantor Gubernur Lampung telah berangsur kembali ke rumahnya masing-masing setelah diimbau pulang oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi karena dianggap situasi telah kembali aman pasca gempa bumi.
Namun demikian masih ada beberapa warga yang memilih untuk tetap mengungsi hingga esok pagi, lantaran khawatir akan gempa susulan dan potensi terjadinya tsunami.
Asnah (52) salah satunya. Pengungsi yang bertempat tinggal di Pulau Pasaran, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung ini bersama anak cucunya memilih menetap di Gedung Balai Keratun sampai kondisi benar-benar aman, walau memang telah diminta untuk pulang oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja.
"Tadi di suruh pulang, tapi saya belum mau pulang karena bawa anak bayi. Makanya saya bilang besok pagi aja pak, takut pulang kena angin malam," ujar Asnah.
Asnah mengaku masih trauma akan peristiwa tsunami di selat Sunda pada akhir tahun 2018 lalu. Apalagi memang lokasi tempat tinggalnya di tengah laut dan jauh dari akses jalan raya.
"Jujur aja masih takut gempa susulan dan trauma tsunami tahun kemarin, karena rumah kita di tengah laut. Memang rumah kita jauh untuk aksesnya apalagi ini bawa bayi dan kendaraan gak ada," tuturnya.
Ia menceritakan, ketika merasakan adanya gempa bumi dirinya bersama keluarga langsung menuju ke Kantor Gubernur Lampung untuk mengungsi. (Erik)
Berita Lainnya
-
Mulai 2027 Pemprov Lampung Berikan Beasiswa kepada Pemuda lewat Program 1 Desa 1 Sarjana
Kamis, 25 Juni 2026 -
Mirza: Kemajuan Tidak Ada Artinya Apabila Masyarakat Lampung Kehilangan Jati Diri
Kamis, 25 Juni 2026 -
Polisi Dalami Insiden Pekerja Proyek Kejati Lampung Terluka Akibat Sengatan Listrik
Kamis, 25 Juni 2026 -
Peringati Haul Bung Karno, PDI Perjuangan Lampung Ajak Generasi Muda Warisi Semangat Perjuangan
Kamis, 25 Juni 2026








