Pesan Danbrigif 4 : Jangan Sampai Nama Marinir Jelek Karena Saya!
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Komandan Brigade Infanteri 4 Marinir/BS, Kolonel Marinir Ahmad Fajar punya cara tersendiri untuk memimpin pasukannya agar tetap menjaga nama kesatuan di mata masyarakat. Ia mengatakan, Brigif 4 Mar/BS merupakan satuan yang cukup besar. Terdiri dari 4 Batalyon dan 1 Kompi Markas dengan jumlah personel sekitar 3 ribu pasukan.
“Saya selalu tekankan satu kalimat kepada seluruh pasukan saya, yaitu :Jangan sampai nama Marinir jelek karena saya. Nah, itu saya tekankan berulang-ulang,” ujarnya saat berbincang dengan Kupastuntas.co, di ruangannya, Jumat (2/8/2019).
Kalimat itu bukan tanpa dasar diterapkannya kepada pasukannya. Menurut dia, dinamika hidup yang beragam tak menutup kemungkinan untuk seseorang berbuat kesalahan. Terlebih dengan jumlah personel Marinir di Brigif 4 yang memang cukup besar dan tersebar di wilayah yang cukup luas.
Yaitu, Yonif 7/Marinir dan Yonif 9/Marinir ada di Lampung. Sementara Yonif 8/Marinir di Pangkalan Brandan Sumut, dan Yonif 10/Marinir di Setoko, Batam. Ada juga Satgas Marinir yang bertugas di di Pulau Natuna sebanyak 1 SSK.
“Jadi peran setiap komandan batalyon juga sangat penting untuk menjaga para prajurit tidak macam-macam di lapangan. Karena ini kan jumlah personel kita banyak sekali,” kata dia.
Namun, memiliki pasukan sedemikian banyak tak membuat Kolonel Marinir Ahmad Fajar kewalahan. Cara dia memimpin pasukan dipadukannya dengan kemajuan teknologi informasi saat ini. Di waktu-waktu tertentu ia juga memantau langsung ke markas satuan. Belum lama ini ia juga memantau satuan Marinir di Batam.
“Dengan kemajuan teknologi sekarang, setiap malam komandan satuan selalu membuat laporan melalui grup Whatsapp yang saya buat,” ungkapnya.
Di sana, dia leluasa memonitor kegiatan para pasukannya. Secara berkala, lanjutnya, dia akan melakukan video conference untuk melihat apa yang sudah dan nantinya dilakukan pasukannya.
“Secara periodik kita adakan tatap muka melalui video conference. Jadi bisa melihat apa rencana kerja pasukan. Dengan begini, perintah dari saya bisa sampai ke satuan yang di bawah,” jelasnya. (Ricardo)
Berita Lainnya
-
Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Pelatihan SAP 2000, Perkuat Kompetensi Praktis Mahasiswa Teknik Sipil
Senin, 06 April 2026 -
UKM Tari Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara 2 Nasional di Ajang Dance Competition Palembang
Senin, 06 April 2026 -
Kejaksaan Agung Amankan Kajari Karo Buntut Kasus Amsal Sitepu
Senin, 06 April 2026 -
Tembus 3.090 Transaksi, Penggunaan SPKLU di Lampung Melesat pada Idul Fitri 2026
Senin, 06 April 2026








