Beranda Bung Kupas

Pulau Jawa Lumpuh

76
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Zainal Hidayat

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Sebagian pulau Jawa pada Minggu (04/08/2019) dibuat lumpuh dengan peristiwa listrik yang padam secara mendadak. Listrik padam sejak pukul 12.00 WIB, dan hingga pukul 18.45 WIB hampir sebagian daerah di Pulau Jawa  gelap gulita. Pemadaman listrik yang berlangsung enam jam lebih itu, sontak membuat aktifitas warga dan perekonomian menjadi lumpuh. Tidak terkecuali DKI Jakarta sebagai Ibu Kota Negara.

Penyebab pemadaman listrik diduga karena rusaknya turbin pembangkit listrik di PLTU Suralaya. Begitu besar dampak yang ditimbulkan akibat listrik yang padam tersebut. Menejemen PT PLN pun langsung meminta maaf dengan peristiwa padamnya listrik itu.

Pemadaman listrik yang terjadi di Pulau Jawa, tentu memberikan kerugian besar bagi perputaran roda perekonomian bukan hanya skala daerah namun juga nasional. Bahkan, pelayanan publik pun ikut menjadilumpuh. Penumpang harus diturunkan karena Kereta Listrik (KRL) tiba-tiba harus berhenti akibat tidak ada pasokan listrik. Demikian pula dengan moda transportasi MRT.

Bahkan, transaksi perbankan melalui ATM pun ikut terkena dampaknya. Apalagi, saat kejadian merupakan hari Minggu, sehingga seluruh kantor perbankan tutup. Dari kejadian ini bisa terlihat, betapa pasokan daya listrik sudah menjadi kebutuhan utama bagi negeri ini. Sehingga, harus dikelola secara profesional, agar tidak menimbulkan kerugian bagi negara dan pelanggannya.

Kejadian pemadaman listrik berjam-jam di Pulau Jawa mungkin baru kali ini terjadi, yang sontak menyita perhatian publik. Karena dampak yang ditimbulkan memang begitu besar, khususnya bagi pelayanan publik. Padahal, di pulau-pulau lain seperti Sumatera misalnya, pemadaman listrik berjam-jam seperti menjadi hal yang biasa dan tak asing lagi.

Warga sudah tidak kaget lagi, jika ada pemadaman listrik yang terjadi dari pagi sampai siang bahkan sampai malam. Hal itu bisa dimaklumi, mengingat perputaran roda perekonomian dan aktifitas warga di PulauSumatera tidak sesibuk di Pulau Jawa. Sehingga, dampak yang ditimbulkan juga tidak begitu signifikan.

Peristiwa padamnya listrik di Pulau Jawa hingga enam jam lebih, setidaknya bisa menjadi evaluasi di tubuh PT PLN untuk meningkatkan pengawasan dan pemeliharaan pada mesin-mesin pembangkit. Sehingga, kerusakan bisa diminimalisir, dengan demikian pemadaman listrik juga bisa dihindari sekecil mungkin.

Saat ini, kebutuhan daya listrik sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat. Jika pasokannya terhambat, tentu akan berakibat pada kerugian yang cukup luas. Sesuai dengan slogan PT PLN “Listrik untuk kehidupan yang lebih baik”. Harapannya, tentu keberadaan listrik harus bisa dijamin pasokannya, sehingga kehidupan masyarakat juga bisa lebih baik. (Zainal Hidayat)

Artikel ini telah terbit pada Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Edisi, 05 Agustus 2019 dengan judulPulau Jawa Lumpuh”

Facebook Comments