Beranda Ekonomi

Pertumbuhan Industri Jasa Keuangan Lampung di Atas Rata-rata Nasional

38
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Foto : Tampan/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung menilai secara umum sektor jasa keuangan di Provinsi Lampung dalam kondisi stabil dan baik. Hal ini tercermin dari pertumbuhan industri jasa keuangan Provinsi Lampung yang berada di atas pertumbuhan nasional.

Untuk sektor industri jasa keuangan – perbankan, data OJK Provinsi Lampung pada Semester l-2019 menunjukkan, aset Perbankan Lampung per Juni 2019 sebesar Rp93,3 triliun. Angka itu meningkat 7,26 persen (ytd) dan 9,37 persen (y0y). Pertumbuhan aset perbankan terutama diakselerasi oleh peningkatan penghimpunan dana pihak ketiga. Sementara pertumbuhan penyaluran kredit tercatat relatif rendah.

“Total penyaluran kredit Perbankan di Provinsi Lampung perJuni 2019 tercatat sebesar Rp65,98 triliun, meningkat 2,53 persen dibandingkan Desember tahun 2018. Sedangkan dana pihak ketiga Perbankan Lampung per Juni 2019 tercatat sebesar Rp51,36 triliun, meningkat 8,23 persen dari Desember 2018 atau Rp3,9 triliun,” jelas Kepala OJK Lampung Indra Krisna, di Kantor OJK Lampung, Selasa (6/8/2019).

Kredit per sektor ekonomi terdiri dari :

  1. Sektor bukan Lapangan Usaha sebesar Rp24,9 triliun (37,84% dari total kredit).
  2. Sektor perdagangan besar dan eceran sebesar Rp15,28 triliun (23,17% dari total kredit).
  3. Sektor Pertanian sebesar Rp9,41 triliun (14,27% dari total kredit).
  4. Sektor Perantara Keuangan sebesar Rp4,15 triliun (6,30% dari total kredit).
  5. Sektor pengolahan sebesar Rp3,79 Trilyun (5,76% dari total kredit).
  6. 6 Sektor Transportasi sebesar Rp3,17 triliun (4,81% dari total kredit).

Adapun, risiko perbankan dari penyaluran kredit dinilai relatif rendah. Hal ini tercermin dari rasio NPL yang relatif rendah. Rasio NPL per Juni 2019 perbankan tercatat 2,69 persen. Sedikit meningkat bila dibandingkan triwulan l 2019 sebesar 2,35 persen dan Desember 2018 sebesar 2,18 persen. (Tampan)

Facebook Comments