• Sabtu, 16 Mei 2026

Hidup Sebatang Kara dan Lumpuh, Dinsos Tubaba Janjikan Kursi Roda Gratis ke Mbah Saimen

Kamis, 08 Agustus 2019 - 18.52 WIB
33

Kupastuntas.co, Tulang Bawang Barat - Di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) masih ada warga yang usianya sudah tua namun harus hidup sebatang kara. Dan untuk makan minum sehari-hari pun mengandalkan dari belas kasihan para tetangga.

Salh satunya, Mbah Saimen berusia sekitar 65 tahun. Kondisinya sangat memprihatikan.  Mbah Saimen mengalami kelumpuhan beberapa tahun terakhir ini. Ia mendiami rumah tumpangan dari warga yang kasihan dengannya. Begitu juga untuk makan dan minum sehari-hari, warga sekitar memberikan bantuannya secara bergantian.

Mulai tahun 2018 lalu, Mbah Saimen sudah mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Tubaba melalui Dinas Sosial (Dinsos) setempat. Wanita paruh baya ini tinggal di RT 02 RW 01 Tiyuh Tirta Makmur Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tubaba.

Setelah setahun menunggu, akhirnya Mbah Saimen mendapat bantuan berupa baperstok, sembako serta dijanjikan mendapat kursi roda oleh dinsos. Bukan hanya itu, Dinsos Kabupaten Tubaba juga menegaskan, akan membawa Mbah Saimen ke panti jompo. Namun, saat ini masih menunggu kesiapan tempat di panti jompo itu sendiri.

"Selain mendapatkan baperstok, Mbah Saimen juga diberikan bantuan dari Pemerintah Pusat yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan juga atas perintah Pak Bupati Umar Ahmad, Mbah juga diberikan bantuan Maju dan Sejahtera (Mantra) dari Pemkab Tubaba," kata M. Rasidi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tubaba saat memberikan bantuan Baperstok Mbah Saimen, Kamis (08/08/2019).

Rasidi menegaskan, bantuan yang diberikan sementara waktu ini diharapkan dapat bermanfaat sembari menunggu kesiapan dari Panti Jompo. "Kita juga berikan sembako, berhubung Mbah Saimen ini lumpuh, jadi kami akan upayakan kursi roda untuk Mbah," ucapnya.

"Untuk sementara hanya bantuan ini yang bisa kami perbuat. Mengenai Mbah Saimen memang sudah dalam penangan kami sejak tahun lalu. Saat ini ia sedang dalam daftar tunggu ke panti jompo Provinsi Lampung karena untuk pasien yang lumpuh sementara di panti sudah penuh. Nanti kalau sudah ada info dari panti akan kami bawa," tutupnya. (Irawan/Lucky)

Editor :