• Selasa, 10 Desember 2019

Usut Penyebab Kebakaran Hutan TNWK, Polres Lampung Timur Libatkan Polhut Hingga TNI

Senin, 12 Agustus 2019 - 15.25 WIB - 0

Penulis

Kupastuntas

Kupastuntas.co, Lampung Timur - Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan Dirgantoro, akan melakukan penyelidikan lebih serius dalam mengungkap persoalan kebakaran hutan Taman Nasional Way Kambas (TNW) yang selalu terjadi di musim kemarau.

Berdasarkan data yang didapat Kupastuntas.co dari Balai TNWK, selama Januari hingga Agustus 2019 ini, sudah 625 hektar semak alang-alang yang terbakar. Pihak balai menduga kebakaran dilakukan secara sengaja oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan menegaskan, Polri, TNI dan Polhut untuk melakukan penyelidikan lebih dalam terkait penyebab kebakaran hutan. Dengan tertangkapnya pelaku pembakar hutan tersebut, tentu bisa mengungkap penyebab peristiwa klasik itu.

"Kalau pelaku bisa tertangkap maka kita akan tau apa motif sebenarnya. Apa tujuan yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab itu, jika benar hutan terbakar akibat ulah manusia," ujar Taufan.

Kapolres Lampung Timur juga menekankan kepada personilnya untuk terus melakukan patroli bersama tiga unsur yaitu TNI, Polri dan Polhut untuk menyisir lokasi rawan kebakaran. Lahan yang rawan terjadi di Rawabunder, Margahayu dan Pusat Latihan Gajah (PLG).

Sementara itu, anggota mitra TNWK WCS Sugio mengatakan, celah untuk masuk ke dalam hutan cukup mudah karena hutan TNWK berbatasan oleh 22 desa, dari Kecamatan Waybungur hingga Labuhanmaringgai.

"Sangat mudah untuk masuk hutan TNWK. Artinya jika kebakaran disebabkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab sangat mungkin," ujarnya.

Lanjut Sugio, WCS segera melakukan koordinasi dengan pihak-pihak lain seperti TNI-Polri untuk melakukan investigasi mendalam dalam mengungkap penyebab kebakaran hutan TNWK.

"Selama ini kita hanya bisa mengatakan, menduga penyebab kebakaran. Maka kali ini kita melakukan investigasi khusus. Dan jika bisa terungkap, ini luar biasa," ujar Sugio. (Agus)

  • Editor : Mita Wijayanti