• Sabtu, 14 Desember 2019

Terjadi Defisit Anggaran Pada APBD Tubaba yang Baru Disahkan, Ternyata Ini Penyebabnya

Selasa, 13 Agustus 2019 - 18.41 WIB - 0

Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) tahun anggaran 2020 telah disahkan dalam sidang Paripurna DPRD Kabupaten setempat pada Selasa (13/8/2019). Terjadi defisit anggaran senilai lebih dari Rp70 Miliaran dilihat dari Pendapatan dibandingkan Belanja Daerah.

Pendapatan Daerah Kabupaten Tubaba tahun Anggaran 2020 senilai Rp749 Miliaran sementara jumlah Belanja pada Tahun Anggaran 2020 diproyeksikan mencapai Rp820,6 Miliaran. Namun ternyata, angka tersebut belum termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat.

Saat diwawancarai Seusai Rapat Paripurna, Umar Ahmad, Bupati Tubaba menegaskan bahwa, plafon anggaran tersebut masih mendukung program prioritas berupa infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Kita akan tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur, kemudian kita juga akan menyusun SDM. Kemudian kita juga membuka berbagai tempat-tempat untuk wisata karena kita juga konsentrasi untuk mendidik perilaku warga karena Tubaba sekarang sudah mulai banyak kunjungan, terutama wisata-wisata edukasi dan budaya,"kata Umar Ahmad.

Dijelaskan Umar, pada APBD Kabupaten Tubaba masih terus pro-rakyat. "Saya kira semuanya pro-rakyat yang artinya belanja yang kita prioritaskan kepada rakyat kemudian banyak juga perencanaan-perencanaan selain menyelesaikan kantor-kantor yang akan menjadi aset pemerintah kita juga ke rakyatnya lebih banyak,"cetusnya.

Untuk DAK, Umar mengakui jika kucuran dana dari pemerintah pusat itu belum masuk ke dalam draft APBD Kabupaten Tubaba tahun anggaran 2020 yang telah disahkan itu. "Kita belum memperhitungkan itu ya, setelah itu masuk nanti akan menyesuaikan saja,"ucap Umar.

Menurut dia, hal itu tidak menjadi ganjalan, hanya saja hitungan Pendapatan Daerah saat ini terhitung masih defisit lantaran DAK belum masuk. "Memang aturannya begitu, karena itu tidak bisa kita otak-atik apa yang dikirim pusat ya sudah langsung di sesuaikan saja,"pungkasnya. (Irawan/Lucky)

  • Editor : Mita Wijayanti