Musim Kemarau Tiba, Kadis Tanaman Pangan : Tidak Ada Lahan yang Gagal Panen
Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Provinsi Lampung, Achmad Chrisna Putra memastikan tidak ada lahan pertanian di Provinsi Lampung yang puso atau gagal panen akibat musim kemarau yang sedang berlangsung.
Chrisna Putra mengatakan, sejauh ini aliran air dari saluran-saluran irigasi ke lahan pertanian masih lancar. Dan juga memang setiap petani dalam masa tanamnya telah terjadwal sesuai dengan aliran air irigasi.
“Ada beberapa yang kekeringan seperti di Kabupaten Lampung Selatan, tapi tidak sampai puso. Dari Kementan (Kementerian Pertanian) disiapkan mesin-mesin pertanian seperti pompa dan sebagainya untuk mengantisipasi musim kemarau," ujar Chrisna kepada Kupastuntas.co, Rabu (14/8/2019).
Mantan Kadiskominfo Provinsi Lampung ini menjelaskan, sebelumnya juga pihaknya bersama para Komandan Distrik Militer kabupaten/kota telah menghadiri rapat koordinasi di Kementan dalam rangka antisipasi kekeringan lahan pertanian.
“Berdasarkan pemetaan oleh Kementan, Lampung tidak masuk dalam daerah yang rawan kekeringan. Daerah-daerah yang rawan kekeringan memang diminta supaya dibuatkan posko yang dicanangkan oleh kepala daerahnya masing-masing," paparnya.
Ia mengatakan para petani di Lampung selalu dikoordinasikan dengan petugas di lapangan, apakah itu mengenai penanganan hama penyakit, pola tanam dan sebagainya.
“Sepanjang mereka (petani) mengikuti pola tanam yang sudah ditetapkan dengan SK Gubenur Lampung, itu tidak akan ada masalah. Kakau ada yang kekeringan itu kan karena tidak mengikuti arahan dari petugas-petugas kita di lapangan," tukasnya. (Erik)
Berita Lainnya
-
400 Taksi Listrik Disiapkan di Lampung, Pakar Ingatkan Risiko Macet dan Minim SPKLU
Senin, 19 Januari 2026 -
Dana Desa Lampung 2026 Anjlok 66 Persen, Dari Rp2,27 Triliun Jadi Rp782 Miliar
Senin, 19 Januari 2026 -
Aksi Perampokan Bersenjata Gegerkan Tulang Bawang Barat, Rp800 Juta Dibawa Kabur
Senin, 19 Januari 2026 -
Pelaku Tabrak Lari Ojol di Bandar Lampung Belum Penuhi Kesepakatan Mediasi, Korban Minta Proses Hukum Dilanjut
Senin, 19 Januari 2026









