Beranda Bandar Lampung

Jaringan Narkoba Antarkabupaten Berhasil Dibongkar

138
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Tim Opsnal Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung mengungkap jaringan pengedar narkoba jenis sabu-sabu yang biasa beroperasi antarkabupaten/kota. Dua orang tersangka pengedar bersama barang bukti 487 gram sabu diamankan.

Kedua tersangka yang diamankan yakni Embun Fatudin (28), warga Lampung Selatan dan Dudi Wahyudi (37), warga Bandar Lampung. Para tersangka ditangkap di rumahnya masing-masing karena telah menjadi target operasi Ditresnarkoba Polda Lampung.

Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol Shobarmen, menjelaskan, jaringan pengedar sabu ini dikendalikan oleh seseorang berinsial A, yang kini buron.

“Sebenarnya yang menjadi TO (target operasi) kami adalah A. Tapi A ini berhasil lolos. Lalu kita cari siapa saja kaki tangannya,” kata Shobarmen, Rabu (14/08/2019).

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan selama tiga mingguan, kata Barmen sapaan akrab Shobarmen, diketahui bahwa A mempunyai anak buah. Yakni Embun dan Dudi. “Setelah diketahui siapa saja anak buahnya, kami lakukan penangkapan terhadap Dudi dirumahnya pada 12 Agustus malam lalu,” jelasnya.

Namun, saat dilakukan penggeledahan di rumah Dudi, tidak ditemukan barang bukti narkoba. Tapi setelah dilakukan tes urine, dinyatakan positif. “Anggota kemudian melakukan pengembangan, dan terungkap nama Embun. Anggota pun langsung mencari tahu keberadaannya, hingga akhirnya Embun dapat ditangkap,” terangnya.

“Dari tangan Embun, ditemukan sabu sebanyak 5 bungkus dengan berat total 487 gram yang disimpannya dalam tanah dekat rumahnya. Mereka langsung dibawa ke kantor guna pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Kedua pelaku ini, kata Barmen, merupakan pengedar sabu yang kerap mengedarkan di wilayah Bandar Lampung, Lampung Selatan dan Way Kanan, atas perintah A.

“Si A ini sangat licin. Pelaku Embun dan Dudi ini anak buahnya si A. Kata pelaku Embun, sabu seberat 487 gram ini tinggal sisanya, sebelumnya si A sudah memberikan 8 Kg dan sudah tersebar di tiga tempat itu. Kalau dari mana sabu itu didapat si A, mereka (Embun dan Dudi) nggak tahu, mereka hanya diperintah mengantarkan saja ke pembeli atas perintah A,” bebernya.

Kasus ini, tambahnya, masih terus dikembangkan untuk menangkap pelaku A. (Oscar)

Artikel ini telah terbit di Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Edisi Kamis, 15 Agustus 2019 berjudul “Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Antarkabupaten”

Facebook Comments