Beranda Daerah Lampung Lampung Barat

Pemkab Lambar Entaskan Kemiskinan Melalui Pengembangan SDM

89
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Rapat koordinasi tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK), di Aula Pekuon Bappeda Lampung Barat, Selasa (20/08/2019). Foto: Iwan/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Barat – Sebagai upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lampung Barat (Lambar), pemerintah setempat menggelar rapat koordinasi tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK). Kegiatan ini dibuka langsung oleh wakil bupati Mad Hasnurin, bertempat di Aula Pekuon Bappeda setempat, Selasa (20/08/2019).

Kegiatan ini menghadirkan nara sumber Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lambar Okmal, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Raswan. Peserta yang hadir diantaranya Kepala OPD, Pendamping PKH, perwakilan dari OPD, PWI, LSM.,

Mad Hasnurin mengungkapkan, rapat koordinasi seperti ini sangat penting dilakukan sehingga dinas-dinas terkait bisa bersama-sama membahas pelaksanaan berbagai program pembangunan, secara khusus masalah penanggulangan kemiskinan di Bumi Beguai Jejama Sai Betik ini.

“Melalui rapat koordinasi ini diharapkan dapat meningkatkan fokus program-program yang ditujukan kepada masyarakat miskin agar lebih efektif dan effisien, dengan demikian kelompok masyarakat yang seluruhnya tidak terjangkau dan mampu mengakses kegiatan produktif yang bersifat formal. Selain itu kelompok masyarakat yang masih berada di bawah kemiskinan dapat lebih diperhatikan dan terbantu, sehingga kegiatan pembangunan dapat juga mereka rasakan manfaatnya,” kata Mad Hasnurin.

Dijelaskannya, agar upaya pengentasan kemiskinan berjalan secara sinergis dan berkelanjutan, maka harus dilakukan melalui dua sisi secara terpadu yaitu dari sisi penghidupan masyarakat miskin maupun sisi produksinya.

“Jadi dari sisi penghidupan, terutama bagi masyarakat yang miskin kronis atau sulit keluar dari kemiskinan diperlukan upaya langsung membantu mereka untuk hidup layak, baik dari sisi pendapatan maupun akses terhadap berbagai pelayanan dasar. Selain itu intervensi untuk pengembangan kualitas SDM keluarga miskin juga sangat diperlukan agar dapat memutus rantai kemiskinan yang biasanya diturunkan secara antar generasi pada keluarga miskin itu sendiri,” pungkasnya. (Iwan)

Facebook Comments