Beranda Ekonomi

Waskita Karya Kantongi Izin Jual 9 Ruas Jalan Tol, Termasuk ke Investor Asing

82
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Pintu tol Bakauheni. Foto : ist

Kupastuntas.co, Jakarta – Direktur Keuangan dan Strategi PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Haris Gunawan menyatakan perseroan telah mengantongi izin untuk menjual konsesi sembilan ruas jalan tol yang telah selesai dibangun.

“Sembilan ruas itu Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, Pasuruan-Probolinggo, Semarang-Batang, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, SRIMP (Kayu Agung-Palembang-Betung), JMKT (Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi), dan Becakayu,” ungkap Haris di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Dari kesembilan ruas tersebut, menurut dia, ada lima ruas yang saat ini sedang masuk tahap due diligence dari dua kandidat potensial investor, yaitu dari dalam dan luar negeri. Due diligence atau uji tuntas merupakan sebuah proses investigasi atau audit terhadap produk yang akan dibeli.

“Sekarang tetap berjalan, belum bisa kita annouce karena masih dalam proses. Kita masih menunggu hasil due dilligence mereka,” imbuhnya.

Meski demikian, Haris enggan menyebutkan lima ruas yang dimaksud termasuk investor tersebut. “Sekarang masih berjalan, kita belum bisa announce karena masih dalam proses,” ujarnya, dilansir Kompas.com.

Untuk diketahui, sebelumnya Direktur Utama Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra menyebut, ada dua ruas yang hendak didivestasikan pada tahun ini, yakni ruas Solo-Ngawi dan Ngawi-Kertosono. Di kedua ruas ini, WSKT mengempit 40 persen saham pada masing-masing badan usaha jalan tol (BUJT).

Sementara, Direktur Utama PT Waskita Toll Road, Herwidiakto menyebut, calon pembeli kedua ruas tol ini berasal dari Hong Kong. Kendati demikian, ia enggan mengumumkan calon pembeli yang dimaksud.

Wacana penjualan tol sudah mengemuka beberapa waktu lalu, emiten dengan kode saham WSKT ini bakal kepemilikan sahamnya atau divestasi konsesi dua ruas tol melalui anak usahanya PT Waskita Toll Road.

Saat ini, Waskita Toll Road mengelola 18 jalan tol yang dikelola perseroan. Penjualan ruas tol ini nantinya membantu leverage perseroan guna ekspansi pembangunan tol lebih luas. Herwidiakto mengatakan, dari 18 ruas tol, sebanyak 6-8 ruas akan dipertahankan sebagai pendapatan berkelanjutan.

“Lebih jauh masih ada 6-8 ruas nantinya yang akan dilepas. Sementara kita juga nambah lagi. Ini nanti membantu leverage perusahaan,” terang Herwidiakto. (Kps)

Facebook Comments