Beranda Bandar Lampung

Sering Terjadi Ketimpangan Sosial, Sopir Angkutan Pelabuhan Panjang Bentuk Aliansi Pengemudi

64
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Penyerahan bendera Aliansi A2P3 oleh Wakil Dewan Pendiri Rudianto (kiri) kepada Ketua Umum A2P3 Hendri Dunan saat deklarasi pengurus A2P3 di gedung Rimbawan, Rabu (21/08/2019). Foto: Sule/Kupastuntas.co,

Kupastuntas.co, Bandar Lampung –  Sering merasakan adanya ketimpangan sosial, sopir angkutan pengemudi yang biasa berada di Pelabuhan Panjang membentuk Aliansi Angkutan Pengemudi Pelabuhan Panjang (A2P3) sebagai wadah menampung aspirasi bagi para supir.

Wakil ketua dewan Pendiri A2P3 Rudianto menerangkan, pembentukan A2P3 ini hasil musyawarah dewan pendiri pada 11 Maret lalu. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan karena selama ini sering terjadi ketimpangan sosial terhadap pengemudi yang berada di Pelabuham Panjang.

“Dahulu pernah ada sopir yang sudah menarik tetapi tidak dibayar. Maka dari itu kami ingin mewadahi penghuni Pelabuhan Panjang. Selama ini yang ada hanya monopoli. Kita juga memikirkan kesejateraan pengemudi, karema terkadang ketika sudah tak berguna di buang begitu saja,” ungkapnya saat ditemui usai deklarasi pengurus A2P3 di gedung Rimbawan Bandar Lampung, Rabu (21/08/2019).

Pihaknya berharap, kedepannya antara pengusaha dan pengemudi ada kesepakatan yang saling menguntungkan. Karena pada dasarnya pengusaha dan pengemudi kerja sama dan bagi hasil.

“Kami ini mau di data, mau dibimbing dan diajarkan. Karena kami mengerti pelabuhan ini adalah pelabuhan internasional, orangnya juga harus tertib dan tertata jadi apapun peraturannya kami ikuti selama berkoordinasi dengan A2P3,” kata dia.

Sementara itu ketua umum A2P3 Hendri Dunan mengatakan, dasar didirikannya aliansi ini dikarenakan selama ini di dalam pelabuhan tidak ada wadah untuk mengadu dan mengayomi para supir angkutan. Sehingga pihaknya berpikir bagaimana menciptakan aliansi untuk mengangkat harkat dan martabat agar tidak dipandang sebelah mata.

“Kita akan bentuk kerja sama antara pengusaha dan pengemudi guna kesejahteraan seluruh anggota organisasi yang merupakan sopir angkutan pengemudi di pelabuhan panjang. Saat ini juga SDM yang ada sudah membaik, karena kita selalu ada evaluasi, dan angkutannya juga semakin membaik,” kata dia. (Sule)

Facebook Comments