Kawanan Gajah Liar Rusak Pos Pemantau Kebakaran di TNWK
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Satu pos pemantau kebakaran hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) milik anggota polisi dirusak oleh kawanan gajah liar. Pos tersebut berada di Seksi II, Waybungur, Rawabunder.
Humas Balai TNWK, Sukatmoko saat dikonfirmasi Kupastuntas.co, Kamis (22/08/2019) ditempat kerjanya membenarkan pos milik anggota polisi yang membantu mengantisipasi kebakaran hutan dirusak oleh kawanan binatang bertubuh tambun itu.
Peristiwa itu terjadi Rabu (21/08/2019) malam hari. Namun saat binatang berbelalai tersebut merangsek pos jaga tidak ada korban jiwa. "Mungkin anggota yang berjaga sedang patroli, jadi tidak ada di pos jaga. Kalau posisi lagi istirahat dan tertidur pasti ada korban dari amukan gajah liar itu," ujar Sukatmoko.
Tenda jaga sengaja dipasang guna memudahkan penghalauan kebakaran hutan. Di hutan TNWK terdapat enam titik pos jaga yang tersebar di seksi I sebanyak dua unit, seksi II dua unit dan seksi III dua unit. Sehingga jumlah total ada enam unit pos jaga.
Pos jaga akan diperdayakan hingga selesai musim kemarau yang diprediksi sampai bulan Desember mendatang. Terkait dengan pos milik polisi yang dirangsek gajah, pihak kepolisian kembali membenahi. "Yang dirangsek oleh gajah akan kembali didirikan," ujar Humas TNWK.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, penunggu pos jaga diminta selalu siaga terutama di malam hari, karena dikhawatirkan peristiwa serupa terjadi kembali disaat anggota pengaman kebakaran sedang tertidur. "Kalau lagi tidur tau-tau kawanan gajah merobohkan dan menginjak-injak tenda, otomatis yang sedang berjaga keinjak gajah. Maka itu perlu waspada," kata Sukatmoko. (Agus)
Berita Lainnya
-
Warga Kecewa, Balai TNWK Dinilai Tak Serius Tangani Konflik Gajah Liar
Selasa, 13 Januari 2026 -
Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas Saat Demo di Balai TNWK
Selasa, 13 Januari 2026 -
Massa Aksi Kepung Balai TNWK, Tuntut Penyelesaian Konflik Gajah-Manusia
Selasa, 13 Januari 2026 -
Jelang Aksi di Way Kambas, Polisi Minta Personel Utamakan Pendekatan Humanis
Selasa, 13 Januari 2026









