Beranda Daerah Lampung Pesawaran

Pertama di Lampung, Polres Pesawaran Gelar Hard Enduro Speed

162
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardiyanto Sunggoro, saat melepas star peserta PAS Hard Enduro Speed 2019, di sirkuit Mapolres Pesawaran, Minggu (25/08/2018/9). Foto: Reza/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesawaran – Kepolisian Resort (Polres) Pesawaran menggelar PAS Hard Enduro pertama di Provinsi Lampung.

“Ya, sengaja kita gelar kegiatan ini untuk menjadi wadah bagi para pembalap croser di Lampung agar bisa memperlihatkan skill dan kemampuannya dalam kecepatan mengendarai motor cross,” ujar Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardiyanto Sunggoro, saat melakukan acara PAS Hard Enduro Polres Pesawaran tahun 2019, di Sirkuit PAS Hard Enduro Speed Mapolres Pesawaran, Minggu (25/08/2019).

Polres Pesawaran ingin memotivasi para pecinta motor cross agar bisa terus berprestasi. “Mungkin di Lampung, Polres Pesawaran satu-satunya yang punya sirkuit balap cross, dan semoga race ini bisa menjadi pionir di Provinsi Lampung, karena ini memang pertama di Lampung, kalau Adventure trail mungkin sudah sering tapi kalau yang untuk Hard Enduro speed (Kecepatan) mungkin baru pertama,” ujarnya.

Ditambahkannya, dalam kegiatan tersebut para peserta harus mematuhi persyaratan yang telah ditentukan panitia. “Yang jelas faktor keselamatan itu nomor satu, makanya para pembalap harus menggunakan peralatan keselamatan lengkap seperti helm, body protector dan lainnya dan selanjutnya adalah sportifitas harus kita junjung,” tambahnya.

“Selain itu, persyaratan yang kita tentukan adalah satu kendaraan dilarang digunakan dua orang, regulasi CC harus disesuaikan, rintangan harus dilewati semua serta kru ataupun mekanik dilarang membantu ketika pembalap terjatuh karena kita sudah siapkan halpernya,” timpalnya.

Dijelaskannya, kegiatan itu juga diikuti oleh peserta diluar Kabupaten Pesawaran. “Untuk jumlah peserta kalau tidak salah ada 98 peserta, para peserta juga banyak yang dari luar daerah karena memang antusias terhadap motor cross di Lampung cukup tinggi,” jelasnya. (Reza)

Facebook Comments