Beranda Daerah Lampung Pesawaran

Miris, Pelajar SDN 57 Gedong Tatatan Belajar di Lantai

188
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Pesawaran – Proses belajar mengajar di SDN 57 Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, sungguh menyedihkan. Para siswa terpaksa belajar di lantai karena
sekolah kekurangan meja dan kursi.

Hal tersebut dilihat saat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran Fauzan Suaidi akan pastikan SDN 57 Gedong Tataan melakukan tinjauan ke sekolah tersebut, Jumat (23/08/2019).

Suaidi mengatakan, sekolah SDN 57 akan mendapatkan bantuan berupa bangunan gedung beserta Meubelernya.

“Sebagai bahan informasi ditahun ini (2019) kita akan bangun tiga lokal beserta Meubelernya di SDN 57 Gedong Tataan,” ungkapnya.

Menurutnya, ini dilakukan untuk mendukung jalannya kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.

“Sebelumnya kami mendapatkan informasi dari teman-teman media, kalau di sekolah ini siswanya belajar dengan duduk dilantai, karena tidak adanya kursi belajar,” ujarnya.

Ia pun merasa perihatin dengan kondisi sekolah tersebut. “Setelah melihat ini jujur batin saya menangis, karena seingat saya 45 tahun lalu saya sekolah, tidak ada yang seperti ini, ini sudah saya lihat, saya mohon maaf kalau dari kemarin saya belum sampai disini, meskipun ini terlambat, tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,”
tandasnya.

Ia pun mengaku telah menginstruksikan jajarannya untuk segera membantu sekolah tersebut.

“Tinjauan hari ini akan saya jadikan dasar memasukan sekolah ini agar mendapatkan bantuan dari DAK, jika tidak cukup akan kita bantu menggunakan APBD, nanti kalau masih kurang lagi, dana pribadi akan saya gunakan melalui gaji atau TPP saya, karena jika ingin memenuhi pembangunan gedung dan Meubelernya butuh anggaran yang tidak sedikit,”
akunya.

“Ini tinggal menunggu verifikasi dari keuangan saja, saya tidak tahu, tapi kemungkinan tidak sampai satu bulan akan kita realisasikan,” timpalnya.

Ia pun mengimbau kepada pihak sekolah tersebut untuk bisa melakukan pembangunan berdasarkan skala prioritas. “Dana DAK itu kan nantinya yang menerima dan menggunakan adalah pihak sekolah, makanya saya berpesan dahulukan skala prioritas dalam melakukan pembangunan, agar bantuan yang diberikan tepat sasaran,” imbaunya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 57 Gedong Tataan Nira Wati mengaku senang jika sekolahnya akan dibangun. “Saya sangat berterima kasih dengan teman-teman media khususnya yang tergabung di PWI, yang telah membantu kami menginformasikan mengenai kondisi sekolah kami kepada Pemerintah, dan saya juga berterima kasih kepada Kadis Pendidikan yang telah meninjau dan akan membangun sekolah kami,” ucapnya.

Dijelaskannya, sekolah tersebut selama ini memang terkendala dengan sarana dan parasana sekolah yang ada. “Kita ini hanya punya 4 bangunan sekolah mas, satu sebagai ruang guru dan yang tiga kelas kota gunakan untuk belajar murid, makanya satu ruangan itu, kita gunakan untuk dua kelas, ditambah lagi memang kondisi Meubelernya sudah rusak semua, sebelumnya memang saya bersama dewan guru disini sudah berupaya dengan membeli kursi dan meja tapi hanya sepuluh set saja, karena kami tidak memiliki anggaran, tapi mendengar apa yang disampaikan pak Kadis tadi kami sangat merasa senang,” tutupnya. (Reza)

Artikel ini telah terbit di Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Edisi Senin, 26 Agustus 2019 berjudul “Miris, Pelajar SDN 57 Gedong Tatatan Belajar di Lantai”

Facebook Comments