Catat, 60 Persen Kegiatan Ops Patuh Untuk Penindakan Pelanggar Lalulintas

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Kepolisian Resor Lampung Selatan akan melaksanakan Operasi Patuh Krakatau 2019 terhitung sejak 29 Agustus-11 September.
Dalam Ops Patuh Krakatau 2019 akan diterjunkan personil gabungan dari pihak kepolisian, TNI, Satpol-PP dan Dinas Perhubungan sebanyak 300 orang personil.
Kepolres Lampung Selatan menegaskan, pihaknya akan mengedepankan tindakan penegakan hukum sampai dengan 60 persen, sepanjang berjalannya Ops Patuh Krakatau 2019.
"Kegiatan ini dominan kepada penegakan hukum. 60 persen penegakan, 40 persen ke arah pendidikan dan memberikan pencegahan melalui sosialisasi. Jadi tidak semuanya juga yang kita lakukan penegakan hukum," ungkap M Syarhan usai memimpin apel gelar pasukan di GWH Kalianda,Kamis (29/8/2019).
Ia menyampaikan sasaran-sasaran Ops Patuh tersebut yakni adalah masyarakat yang melanggar marka, melawan arus, tidak menggunakan helm, tidak pakai sabuk pengaman tidak dapat menunjukan surat kendaraan.
"Kami juga tidak serta merta melakukan penegakan hukum. Kalau pengguna jalan yang dapat membahayakan orang lain, itu yang akan kita tindak. Kalau yang masih bisa yang ditolerir dan bisa diberikan pemahaman, tetap kami lakukan pendidikan dan edukasi itu," kata M Syarhan.
Mantan Kapolres Pesawaran itu menegaskan, tujuan utama dilaksanakan Ops Patuh Krakatau 2019 yakni menekan pelanggaran lalulintas, dalam rangka menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas kecelakaan.
"Kecelakaan ini berawal dari pelanggaran dan kelalaian pengguna jalan. Makanya harapannya, ini dapat menjadi edukasi yang baik sehingga pelanggaran, kecelakaan dan kematian itu berkurang," tandasnya. (Dirsah)
Berita Lainnya
-
Barantin Lampung Gagalkan Penyelundupan 668 Ekor Burung Ilegal di Pelabuhan Bakauheni
Sabtu, 17 Mei 2025 -
Parmin Menang Mobil di Undian Simpedes BRI Kalianda
Sabtu, 17 Mei 2025 -
Kisruh PT San Xiong Steel Indonesia, Buruh Bakal Demo di Kantor Bupati dan DPRD Lamsel
Sabtu, 17 Mei 2025 -
Gegara Rebutan Pemandu Karaoke, Pengunjung di Lamsel Jadi Korban Pengeroyokan
Jumat, 16 Mei 2025