Beranda Daerah Lampung Lampung Tengah

Terima Pengobatan Gratis, Penderita Tumor di Lampung Tengah Ucapkan Terimakasih ke Pihak Rumah Sakit

72
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Penderita tumor di Lampung Tengah saat diperiksa di RS Demang Sepulau Raya. Foto: Towo/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Tengah – Keluarga pasien penderita tumor di Lampung Tengah menangis haru atas kepedulian Rumah Sakit Demang Sepulau Raya yang memberikan tindakan pelayanan secara gratis dan spontanitas.

Tindakan ini berawal dari salah satu warga yang sedang menunggu anggota keluarganya yang diawat karena menderita penyakit Haydrocepaluss dan pembengkakan telinga. Setelah diperiksa oleh tim dokter RSUD DSR ternyata penunggu pasien dengan nama Riska Rahmawati (42) menderita penyakit  Neorofibromatosis non malignant atau benjolan yang tumbuh di seluruh tubuh.

Riska Ramanti (41 th) dan dua orang anaknya Veni Risdianti (21) dan Fita Triyani (10) warga Kampung Purnama Tunggal, Kecamatan Way Pengubuan, sedikit merasa lega karena telah dibantu biaya pengobatannya oleh Pemerintah Daerah Lampung Tengah melalui Rumah Sakit Umum Daerah Demang Sepulau Raya.

“Kalau saya lihat ibu ini terkena Neorofibromatosis non malignant. DIlihat dari benjolannya, tetapi tidak ada rasa sakit di benjolan tersebut. Sebaiknya kita bawa ke poli kulit dan ditangani oleh dokter spesialis kulit biar lebih tegas lagi diagnosanya,” ucap dokter Cindy (31/8/2019).

Respon spontanitas yang dilakukan oleh pihak Rumah Sakit Demang ini melihat adanya benjolan di tangan sang ibu saat mengantarkan anaknya berobat. Dengan begitu dapat segera dilakukan tindakan untuk mengobatinya.

“Kita melihat adanya benjolan pada tangan sang ibu kok tidak seperti orang lainnya. Benjolannya banyak apalagi di bagian tubuhnya. Jadi Kami inisiatif memeriksakan ibu ini biar tahu penyakitnya dan mendapatkan pengobatan tanpa harus memikirkan biaya nya,” terangnya .

Sementara itu menurut keterangan Riska Ramanti penyakit yang dideritanya ini dialami sejak usianya 19 tahun. Dan karena keterbatasan ekonomi belum pernah di bawa berobat.

“Saya mengalami penyakit ini sejak umur 19 tahun, tidak ada rasa sakit tetapi hanya gatal saja. Karena saya takut dan gak ada biaya jadi gak pernah diobati. Kalau saat ini ada yang mau membantu untuk pengobatan saya mau mas,” ucap Riska seraya meneteskan air matanya.

Riska  juga mengucapkan terimakasih kepada pihak Rumah Sakit Demang Sepulau Raya yang telah membantu pengobatan dirinya dan kedua anaknya.
“Saya gak bisa ngomong apa-apa. Saya hanya bisa ucapin terima kasih sama yang di Atas (Allah SWT) dan pihak Rumah Sakit Demang lantaran dapat membantu pengobatan saya dan anak-anak saya,” tutup janda dua anak ini seraya menghapus air matanya.

Sedangkan menurut Dokter Sodiq spesialis kulit di Rumah Sakit Demang Sepulau Raya, penyakit yang diidap oleh ibu Riska ini merupakan penyakit genetik dan akan segera dilakukan operasi untuk menguranginya.

“Neorofibromatosis non malignant ini adalah penyakit genetik dan untuk mengatasinya akan kita lakukan tindakan operasi. Tetapi hanya yang mengganggu saja seperti yang ada di punggung kalau tidur mengganjal sehingga tidak nyaman, yang letaknya di dekat mata, dekat mulut atau rongga hidung itu yang kita operasi. Jadi tidak bisa diambil semuanya,” terang dokter Sodiq.

Dokter Sodiq menambahkan bahwa tindakan operasi ini tidak akan membahayakan si pasien karena penyakit tersebut merupakan sejenis tumor jinak.

“Operasi ini hanya mengambil tumor yang besarnya saja dan ini tidak membahayakan kesehatan karena ini sejenis tumor jinak”, Pungkasnya Sodiq.

Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto meminta rumah sakit agar menangani pasien dengan maksimal. “Siapapun pasien dari Lampung Tengah saya minta ditangani,”  ujarnya. (towo)

Facebook Comments