• Sabtu, 14 Desember 2019

Mayat Ditemukan di Samping Kantor Wali Kota Metro, Diduga Ini Penyebabnya

Jumat, 06 September 2019 - 10.35 WIB - 0

Kupastuntas.co, Metro - Aparat kepolisian  Metro mengungkapkan penyebab kematian seoarang pria tanpa identitas atau anonim yang ditemukan halaman luar gedung lama Pengadilan Negeri Metro, tepatnya di samping perkantoran Wali Kota Metro, Jumat (06/09/2019).

Kabag Ops. Polres Metro AKP Hadi Sutomo mengatakan, jasad anonim tersebut diduga merupakan tuna wisma yang mengalami sakit.

"Keterangan dari saksi di sekitar lokasi, korban sering terlihat di sekitar gedung wanita Kota Metro (saat ini menjadi MCC, red)," kata AKP Hadi.

AKP Hadi Sutomo yang ikut terjun dalam mengecek TKP temuan mayat tersebut menerangkan bahwa di sekitar jasadnya ditemukan sejumlah benda tajam hingga uang.

“Di sekitar mayat tersebut ditemukan obat-obatan merk oskadon, 2 buah silet merk tiger, uang pecahan Rp20.000 sebanyak 2 lembar dan pecahan Rp500 sebanyak 3 keping, jam tangan warna silver, balsem dan salep cap 88, sisir warna orange, rexona, 1 kaca cermin, 1 pinset dan peci kupluk warna cokelat lis putih serta 1 korek gas warna putih merk class mild,” terangnya.

Sementara itu, diketahui bahwa mayat tanpa identitas tersebut pertama kali diketahui oleh anggota Satpol PP yaitu Heru Yulizar yang saat itu akan memarkirkan kendaraannya di gedung tersebut.

“Tadinya saya memarkirkan sepeda motor di halaman bekas kantor Pengadilan Negeri. Saya melihat ada seorang laki-laki yang tertidur tengkurap lalu saya dekati dan terlihat ada darah kering yang keluar dari mulut dan hidung, abis itu saya memanggil dan memberitahukan teman-teman kantor di Satpol PP Kota Metro dan personil Polres Metro,” ucap Heru anggota Satpol PP Metro.

Sebelum ditemukannya mayat tanpa identitas tersebut, seorang anggota Satpol PP lain atas nama Debi juga mengakui bahwa dirinya sempat melihat ada seorang laki-laki yang tergeletak sejak hari Kamis tanggal 05 September 2019 sekira jam 16.30 WIB kemarin, namun ia mengira bahwa orang tersebut merupakan orang gila yang sedang tidur.

Berdasarkan keterangan polisi, jasad pria anonim tersebut memiliki ciri Tinggi Lk 160 cm, berat badan lk 70 kg, kulit berwarna sawo matang, rambut pendek lurus, berbadan gempal, mengenakan celana bahan dasar warna hitam, kemeja warna hijau muda dan jaket parasut hitam. (Han)

  • Editor : Mita Wijayanti