Beranda Daerah Lampung Tanggamus

Kabar Gembira! 600 Rumah Tidak Layak Huni di Tanggamus Akan Dibedah

23
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani secara simbolis menyerahkan bantuan BSPS. Foto : Ist

Kupastuntas.co, Tanggamus – Sebanyak 600 rumah yang tidak layak huni di Kabupaten Tanggamus mendapat bantuan bedah rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR. Rumah warga kurang mampu tersebut akan dibangun menjadi layak huni.

Bantuan bedah rumah bagi warga berpenghasilan rendah dan memiliki rumah tidak layak huni tahap II ini tersebar di Kecamatan Pugung dan Sumberejo. BSPS tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tanggamus, Dewi Handajani, di GSG Kecamatan Sumberejo, Senin (9/9/2019).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tanggamus, Riswanda Djunaidi mengatakan, untuk Tanggamus kuota BSPS tahun 2019 sebanyak 600 rumah. Pada tahap I sebanyak 350 rumah dengan sasaran lokasi Kecamatan Pugung. Kemudian tahap II 250 rumah dengan sasaran masyarakat di Kecamatan Sumberejo.

“Ada 10 pekon di Kecamatan Sumberejo yang mendapatkan BSPS, yakni Pekon Argomulyo, Argopeni, Dadapan, Margodadi, Margoyoso, Simpang Kanan, Sumber Mulyo dan Wonoharjo masing-masing 20 rumah, sedangkan Pekon Sidomulyo dan Sidorejo masing-masing 45 rumah,” kata Riswanda.

Sementara Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani mengatakan, selain bantuan BSPS dari Kementerian PUPR, Pemkab Tanggamus juga menyalurkan program BSPS yang didanai dari APBD Kabupaten Tanggamus. Dengan sasaran rumah tidak layak huni dari masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan rumah yang terdampak bencana alam.

“Dari APBD juga ada program kami yang sama seperti BSPS. Alokasinya ada 140 rumah dengan rincian 100 rumah bagi MBR dan 40 untuk korban bencana alam. Untuk besarannya juga sama yakni Rp17.500.000/KK,” kata Dewi.

“Besar harapan kami dengan adanya program BSPS ini dapat meringankan beban masyarakat dalam peningkatan kualitas rumah. Sehingga jumlah rumah tidak layak huni di Tanggamus berkurang secara bertahap,” ujarnya. (Sayuti)

Facebook Comments