Lewat Program "Ayo Mengaji", Loekman Gagas Lamteng Menjadi Kota Santri
Kupastuntas.co, Lampung Tengah - Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto menggagas kabupaten setempat menjadi kota santri. Langkah Bupati diawali melalui program Gerakan Ayo Mengaji yang akan diluncurkan dalam waktu dekat.
Penegasan bupati soal rencana itu diungkapkan saat menghadiri pertemuan dengan Persatuan Pengembangan Pendidikan TPQ di Pondok Pesantren Tri Bhakti Al-Falah Kelurahan Yukumjaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Rabu (10/09/2019).
"Hal ini merupakan upaya untuk menjadikan Kabupaten Lamteng sebagai daerah yang Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur," ucap Bupati.
Pada kesempatan itu, Loekman mengajak kaum milenial untuk gemar mengaji. Dengan diinisiasinya gerakan Ayo Gemar Mengaji, orang nomor satu di Lamteng ini yakin, perwujudan Lampung Tengah menjadi kota santri akan dapat segera direalisasikan.
Sementara, Ketua Pondok Pesantren Tri Bhakti Al-Falah Yukumjaya, Gus Munir, menyambut baik inisiasi Bupati soal Gerakan Ayo Mengaji.
"Saya juga meminta kepada seluruh orang tua muslim di kabupaten kita tercinta ini, dapat mengajarkan putra-putrinya mengaji sejak usia dini. Tujuannya, generasi di masa yang akan datang dapat bermanfaat untuk kita, agama, dan Negara ini," ungkap Gus Munir.
Tampak hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan itu, Asisten I Kusuma Riyadi, Kadis Kominfo Sardjito, Kepala BPMPTSP Helmi, Kadis Dikbud Syarif Kusen, Kadis Sosial Zulfikar Irwan, Camat Terbanggi Besar Fathul Arifin, Camat Seputih Agung Candra Sukma, dan Lurah Yukumjaya Jhoni Darwin. (Towo)
Berita Lainnya
-
Pemprov Lampung Gelontorkan 170 Miliar Perbaiki Tiga Ruas Jalan Lampung Tengah
Jumat, 03 April 2026 -
Perbaikan Jalan 2026 Dimulai, Gubernur Mirza Tekankan Kualitas dan Pengawasan Ketat
Jumat, 03 April 2026 -
SGC Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja Lokal, Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Kamis, 19 Maret 2026 -
Gelar Sosperda No. 2 Tahun 2021: Ni Ketut Dewi Nadi Kuatkan Perlindungan Perempuan dan Anak Bersama IKWT di Lampung Tengah
Senin, 16 Maret 2026








