Beranda Bandar Lampung

Provinsi Lampung Punya Peluang Besar Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-34

23
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Audiensi Ketua PWNU Lampung dan jajaran dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Foto : Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Gubernur Arinal Djunaidi meminta Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung merebut kesempatan agar Lampung menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-34 tahun 2020. Karena selain banyak kepala daerah di Lampung yang merupakan tokoh NU, kehadiran ribuan peserta Muktamar yang hadir di Lampung menjadi promosi potensial untuk meningkatkan income daerah.

“Lampung sudah sangat layak jika ingin menjadi tuan rumah muktamar NU, dari segi kesiapan infrastruktur Lampung saat ini sangat siap. Ditambah lagi banyak kepala daerah di Lampung yang merupakan tokoh NU dan mendukung terselenggaranya Muktamar di Lampung,” kata Gubernur saat menerima Ketua PWNU Lampung Mohammad Mukri beserta jajarannya di Ruang Kerja Gubernur, Rabu (11/9/2019).

Diketahui, Lampung tepilih sebagai salah satu nominator utama menjadi tuan rumah muktamar bersaing dengan PWNU Sumut, PWNU Sumsel, PWNU Banten, PWNU Jateng, PWNU DI Yogyakarta, dan PWNU Kalsel.

Arinal mengharapkan dengan kondisi Lampung yang sedang melaksanakan rasionalisasi anggaran, keberadaan Muktamar NU di Lampung dapat memberikan dampak posisitif bagi sektor pariwisata, dan penggiat UMKM di Lampung.

“Ribuan peserta dari seluruh Indonesia dan luar negeri akan datang ke Lampung, menjadi momentum yang baik bagi kita untuk memperkenalkan potensi wisata, kuliner dan berbagai kerajinan Lampung. Jadi event ini juga mendatangkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Gubernur.

Sementara Ketua PWNU Lampung M. Mukri menyampaikan posisi Lampung yang strategis sebagai gerbang Sumatera, penghubung Pulau Jawa – Pulau Sumatera dan mudah diakses baik dari Jawa, Sumatera, atau wilayah lain di Indonesia.

“Lampung juga ditunjang kondisi infrastruktur yang sangat siap, baik berupa jalan tol, bandara internasional, hotel berbintang dan pesantren-pesanten yang sudah mapan,” kata Mukri.

Secara demografis, lanjut Mukri, Lampung merupakan wilayah terpadat kedua di Sumatera setelah Sumut dan NU terbesar di Luar Jawa. Pesantren-pesanten besar Lampung memiliki hubungan emosional, kultural  dan kekeluargaan dengan pesantren-pesantren besar di Pulau Jawa.

“Sudah saatnya Muktamar ke-34 NU 2020 dilaksanakan di Lampung, mengingat dari 33 penyelenggaraan Muktamar sebagian besar berlangsung di Pulau Jawa, hanya 4 kali di luar Jawa,” ujar Ketua PWNU Provinsi Lampung tersebut. (Rls)

Facebook Comments