Beranda Daerah Lampung Way Kanan

Lolos dari Kecelakaan Maut, Sopir Bus Rosalia Indah Ditetapkan Jadi Tersangka

144
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kecelakaan maut di Jalinsum Way Kanan. Foto : Ist

Kupastuntas.co, Way Kanan – Polda Lampung akhirnya menetapkan sopir bus Rosalia Indah, Amin Syaifudin menjadi tersangka dalam kasus lakalantas maut di jalan lintas Sumatera Way Kanan. Amin kini ditahan di Rutan Polres Way Kanan.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, Amin ditetapkan tersangka karena dinilai lalai mengemudi sehingga mengakibatkan kecelakaan maut bus Rosalia Indah kontra truk tangki. Lakalantas itu menyebabkan puluhan korban luka-luka dan 8 orang meninggal dunia.

Baca Juga : Korban Lakalantas Maut di Way Kanan Ada Pasangan Suami istri dan Saudara Kandung

“Penyidik Polda Lampung telah memeriksa tiga saksi terkait kecelakaan yang menyebabkan delapan orang tewas. Yaitu sopir bus Rosalia Indah, Amin Syaifudin; sopir cadangan bus Rosalia Indah, Samadi, dan mekanik truk tangki Ari Iswahyudi. Barang bukti juga disita berupa kendaraan dan surat-suratnya,” kata Pandra, Rabu (18/9/2019).

Pandra menerangkan, dalam menetapkan tersangka penyidik pun telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan menurunkan tim Traffic Accident Analysis (TAA). Selanjutnya dilakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka.

Baca Juga : Kecelakaan Maut Semakin Banyak Terjadi, Begini Langkah Kementerian Perhubungan RI

“Saudara Amin Syaifudin ditetapkan sebagai tersangka, melanggar Pasal 310 ayat (2), (3) dan (4) UU RI Nomor 22 tahun 2009,” kata Kombes Zahwani Pandra Arsyad.

Di dalam UU tersebut, disebutkan jika pengendara yang karena kelalaiannya mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dapat dihukum. Jika mengakibatkan orang lain luka-luka dan kerusakan barang bisa dipidana dengan pidana penjara paling lama 1tahun dan/atau denda paling banyak Rp2 juta.

Jika korban luka berat dapat dipidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau denda paling banyak Rp10 juta. Dan jika dalam hal kecelakaan mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dapat dipidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp12 juta. (Mcm)

Facebook Comments