Pemkot Bandar Lampung Perluas Pasar Produk UMKM
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah kota Bandar Lampung memperluas pemasaran produk unggulan kelompok swadaya masyarakat atau usaha kecil dan menengah (KSM/UMKM) Binaan Business Development Center (BDC) ke dunia pemasaran dan perhotelan.
Asisten ll bidang ekonomi dan pembangunan Pola Pardede mengatakan, program DBC ini merupakan program pembangunan terintegrasi berbasis masyarakat.
"Kita akan memperluas pemasaran produk unggulan dari program DBC ini, ke pihak perhotelan," ucapnya usai acara perluasan pemasaran produk unggulan KSM/UMKM BDC kota Bandar Lampung, di gedung Tapis Berseri, Rabu (02/10/2019).
Pola Pardede menjelaskan, DBC ini merupakan suatu lembaga yang memfasilitasi pihak kemitraan untuk pembinaan kelompok KSM/UMKM dalam rangka mengembangkan produk-produknya.
"Kita sedang melakukan pembinaan produk jajanan pasar, atau makanan dan minuman yang sehari-hari bisa dinikmati langsung oleh masyarakat," ujarnya.
Ia berharap, produk-produk ini dikemas dan dipasarkan dengan baik, oleh karena itu pihaknya mempertemukan mitra bisnis dan pebisnis.
"Kita coba menawarkan dan mengajak kepada pihak perhotelan untuk memanfaatkan dan mau menerima produk-produk unggulan ini," tuturnya.
Ia melanjutkan, sejauh ini KSM/UMKM yang bergabung baru 120 unit usaha dan pihaknya akan terus membuka kesempatan bagi siapa saja yang mau bergabung di DBC ini.
"Baru 120 unit usaha yang bergabung, dan kita juga terus membuka bagi siapa saja masyarakat, yang ingin usaha di bidang jajanan pasar ini, untuk ikut bergabung dengan kita dan nantinya akan kita bina," pungkasnya.
Berita Lainnya
-
Perbaikan Jalan 2026 Dimulai, Gubernur Lampung Tekankan Kualitas dan Pengawasan Ketat
Jumat, 03 April 2026 -
Polresta Bandar Lampung Terjunkan 302 Personel Amankan Perayaan Paskah 2026
Jumat, 03 April 2026 -
Universitas Teknokrat Indonesia Cetak Lulusan Unggul, Angga Leo Setyawan Sukses Jadi PNS Guru di Mesuji
Kamis, 02 April 2026 -
DPRD Lampung Hadiri Entry Meeting BPK RI, Giri Akbar Tekankan Akuntabilitas Keuangan Daerah
Kamis, 02 April 2026








