Beranda Bandar Lampung

Mau Buat Smart SIM Jangan Pakai Baju & Jilbab Biru! Begini Penjelasan Polisi…

755
Bentuk dari Smart SIM yang akan diberlakukan Polri. Foto: Ricardo/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Jakarta – Smart Surat Izin Mengemudi (SIM) resmi diluncurkan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri untuk pengemudi kendaraan bermotor di Indonesia, akhir September 2019 lalu.

Sama dengan pembuatan SIM Konvensional, proses pembuatan Smart SIM juga meliputi foto dan sidik jari pemiliknya.

Terkait hal tersebut, petugas Kepolisian mengimbau masyarakat yang hendak melakukan pembuatan Smart SIM tidak menggunakan pakaian dan jilbab berwarna biru.

Kasatantas Polresta Bandar Lampung, AKP Reza Khomeni, mengatakan, pihaknya tidak melarang masyarakat mengenakan baju atau hijab biru. Akan tetapi, jika hal itu dilakukan ketika proses foto, akan mendominasi warna putih pada bagian wajah.

“Kita tidak melarang yang sudah datang ke Polresta (Buat SIM) pakai baju biru. Tetap kita terima. Petugas akan mengakalinya dengan menyesuaikan foto,” jelas Reza, Selasa (08/10).

Namun demikian, Reza, berharap agar warga yang akan mengajukan pembuatan SIM baru atau perpanjangan menyesuaikan dengan background foto di Satlantas Polresta Bandar Lampung. “Bisa dipakai dari rumah, baju berwana lain yang tidak sama dengan background foto kita,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Refdi Andri, menegaskan, Smart SIM memiliki inovasi terbaru dengan beragam keunggulan yang akan memudahkan pemiliknya.

“Smart SIM memiliki beberapa kelebihan yang pertama semua forensik kepolisian ada di sini. Jadi di dalam ada chip yang kita persiapkan, sehingga nama, alamat, tempat tanggal lahir, pekerjaan, semua ada pada kartu itu,” kata Refdi, beberapa waktu lalu.

Sudah mulai diuji coba, Smart SIM juga bisa menunjukan apa saja pelanggaran yang dilakukan pemilik SIM secara otomatis dan online.

“Nanti ada tertera di sana pelanggaran apa saja yangg pernah dilakukan pemilik SIM. Tercatat secara otomatis, online dan real time dan kita bisa mengingatkan kalau pengmudi sudah melakukan pelanggaran itu,” jelas Refdi.

Keunggulan yang paling menonjol dari Smart SIM ialah bisa digunakan untuk membayar tol dan belanja layaknya uang elektronik.

“Ini bisa untuk pembayaran dengan saldo maksimal Rp2 juta. Bisa untuk pembayaran apa saja, seperti tol, kereta api, apapun yang bisa bayar pakai uang elektronik ini bisa digunakan,” tutur Refdi.

Dengan beragam inovasi terbaru, Smart SIM juga ditegaskan tak akan bisa dipalsukan karena memiliki keamanan tingkat tinggi.

“Yang utama itu, adanya security tingkat tinggi, jadi enggak bisa dipalsukan enggak bisa dicontoh,” katanya. (Oscar/Lpt)

Telah terbit di Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Edisi Rabu, 09 Oktober 2019 berjudul “Buat SIM Jangan Pakai Jilbab dan Baju Biru”

Facebook Comments