Beranda Daerah Lampung Way Kanan

Pelaku Narkoba Terciduk di Rumah Makan, Sabu Dibungkus Pakai Plastik Permen Kiss

1286
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Terduga penyalahguna narkoba, AM, warga Way TUba. Foto : Ist

Kupastuntas.co, Way Kanan – Seorang pemuda inisial AM (27) warga Kampung Way Tuba Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, diamankan Satnarkoba diduga kedapatan melakukan penyalahgunaan narkoba jenis sabu, Kamis (10/10/2019)

Kasat narkoba AKP I Made Indra Wijaya menjelaskan penangkapan AM  berawal dari informasi masyarakat, bahwa di salah satu rumah makan di Jalan Lintas Sumatera Kampung Way Tuba sering dijadikan transaksi narkotika atau tempat penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Petugas yang mendapatkan informasi lalu melakukan penyelidikan pada Rabu (09/10/2019) sekira pukul 21.00 WIB. Beberapa waktu kemudian di depan rumah Makan Ngawi Kampung Way Tuba, anggota Satresnarkoba Polres Way Kanan melihat ada seorang laki-laki dengan gerak-gerik yang mencurigakan.

“Hasilnya benar saat petugas menghampiri ke arah laki-laki itu, ia berusaha melarikan diri bersamaan dengan membuang sebuah bungkusan dari tangan kanannya. Namun petugas berhasil meringkus AM terlebih dahulu tanpa perlawanan,” ungkapanya mewakili Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro.

Selanjutnya petugas yang menangkap pelaku AM. Ia juga disuruh untuk menunjukkan barang yang dibuangnya. Saat dibuka dan dilihat bersama dengan AM, rupanya bungkusan tersebut berisi satu bungkus plastik klip bening ukuran kecil berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu berat 0,15 gram. Sabut itu dibungkus dengan plastik permen kiss warna merah.

Dari hasil penggeledahan pada badan AM, juga ditemukan barang yang ada kaitannya dengan tindak pidana narkotika. Berupa dua batang pipet plastik yang disimpan pada kantong jaket warna hitam. Selanjutnya AM beserta barang bukti langsung dibawa ke Polres Way Kanan guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Atas perbuatanya pelaku dapat dijerat dengan pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat empat tahun paling lama 12 tahun,” tutupnya. (Sandi)

Facebook Comments