• Selasa, 10 Desember 2019

Ditinggal 5 Menit ke Panti Asuhan, Jurnalis Kupas Tuntas Kaget Motor Hilang dari Parkiran

Minggu, 13 Oktober 2019 - 19.18 WIB - 0

Penulis

Kupastuntas

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Kawanan pencuri kendaraan bermotor kembali beraksi di Bandar Lampung. Kali ini pencuri membawa kabur sepeda motor milik Aprida Sari, warga Kecamatan Tanjung Senang, Minggu (13/10/2019).

Saat itu, Aprida berboncengan dengan Sri, Jurnalis Kupastuntas.co sepeda motor beat warna merah putih dengan plat BE 5398 QP. Mereka mengunjungi Panti Asuhan Al-Husna, Jalan Kayu Manis, Sepang Jaya, Kecamatan Kedaton, pukul 16.00 WIB. Sri menjelaskan, ia dan rekannya Aprida mengunjungi panti asuhan untuk memberikan sedikit rezeki kepada anak-anak di panti.

Namun, baru ditinggal sekitar 5 menit, sepeda motor itu sudah hilang dari halaman parkir panti asuhan. Saat itu, Sri dan Aprida sedang mengisi buku tamu.

“Ketika saya dan teman masuk untuk mengisi buku tamu, tidak lebih dari lima menit teman saya keluar dan motornya sudah raib," kata Sri, wartawan yang sehari-hari ngepos di Pemkot Bandar Lampung ini.

Sri menjelaskan dari pantauan CCTV, pencuri tersebut terdiri dari dua orang dan menggunakan motor Honda Beat yang warnanya sama dengan motor milik Aprida.

“Kalau lihat dari CCTV pencurinya ada dua orang, mereka berboncengan menggunakan motor Beat warna merah juga," terangnya

Selain kehilangan kendaraan roda dua, Sri mengaku ia juga kehilangan berkas-berkas penting yang ditaruh di jok motor.

“Ada barang berharga ijazah asli SD, SMP, SMA serta akta kelahiran. Semuanya asli atas nama Seran (20) yang saya taruh di bagian depan motor ikut hilang," katanya.

Jaelani (32), Sekretaris sekaligus pengurus Panti Asuhan Al Husna menerangkan bahwa kejadian seperti ini sudah dua kali terjadi.

“Ini yang kedua kalinya. Kalau yang pertama itu mahasiswa, ia lupa mencabut kunci motornya, jadi kunci motor masih menggantung di motor. Dan kalau kejadian ini si mba sudah mengunci stang, dan motornya hilang," kata Jaelani.

Untuk pengusutan lebih lanjut, Sri telah melaporkan kasus curanmor ini  ke Polsek Kedaton Tanjung Seneng. Korban mengalami kerugian ditaksir sekitar Rp18 juta. (Wanda)

  • Editor :