• Sabtu, 14 Desember 2019

Mobil Avanza Terseret 100 Meter Dihantam Kereta Api, 3 Penumpang Nyaris Tewas

Minggu, 13 Oktober 2019 - 17.08 WIB - 0

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Kecelakaan kembali terjadi di perlintasan sebidang kereta api. Kali ini, satu unit mobil Avanza BE 1479 BS ringsek dihantam Kereta Api Selero Tujuan Lubuk Linggau-Palembang No lok CC 2010403 R, Minggu (13/10/2019), sekitar pukul 13.30 WIB. Tiga orang penumpang Avanza itu pun nyaris tewas.

Kecelakaan terjadi di pintu perlintasan Kereta Api Rumah Tumbuh Kecamatan Muaraenim, Kabupaten Muaraenim. Peristiwa tersebut bermula saat mobil avanza itu dikemudikan oleh Yoga Okta Saputra, (22 tahun) warga Pasar 1 Kecamatan Muaraenim, melaju dari arah kawasan Rumah Tumbu menuju arah GOR Muaraenim.

Yoga saat itu membawa dua penumpang, Feriyan Gusti (22 tahun) dan Ade Candra Gustiawan (21 tahun). Diduga saat melintasi rel kereta api kawasan Rumah Tumbuh, Yoga tidak memperhatikan kiri dan kanan.

Saat itu dari arah Lubuk Linggau tiba-tiba muncul kereta api Serelo Tujuan Lubuk Linggau- Palembang Dengan No. Lokomotif CC 2010403 R di masinisi oleh Heri Setiawan Dan asisten masinis yakni Kamal. Kereta api tersebut langsung menghantam mobil avanza tersebut hingga terseret sekitar 100 meter.

Namun kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Ketiga penumpang mobil yang selamat hanya tampak shock dan mengalami luka ringan. Ketiga penumpang Avanza dievakuasi ke RS HM Rabain Muaraenim.

Akibat kejadian tersebut, kereta api sempat tertunda keberangkatannya namun tidak berlangsung lama. Setelah mobil avanza yang ditabrak itu dievakuasi oleh jajaran Satlantas Polres Muaraenim, kereta api langsung melanjutkan perjalanannya.

Salah seorang saksi mata, Ari mengatakan, pengendara mobil avanza kurang hati-hati dan tidak memperhatikan bahwa ada kereta api yang akan melintas.

"Pada saat sudah ditengah rel baru lihat bahwa ada kereta api, mau mundur tapi sepertinya mesin mobil mati. Jadi tidak sempat ngelak lagi dan langsung dihantam, sampai mobilnya terseret sekitar 100 meter," terangnya.

Sementara Kasat Lantas Polres Muaraenim AKP Feby Febriyana membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengimbau masyarakat yang akan melintasi rel kereta api terutama yang tidak memiliki palang pintu perlintasan untuk lebih berhati-hati.

“Anggota kita sudah ke lokasi, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, para penumpang avanza hanya syok dan mengalami luka ringan," katanya.

"Sebelum melintas lihat dulu sisi kiri dan kanan. Kalau aman dan tidak ada kereta api yang akan melintas silahkan melintas untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan," kata dia.

“Apalagi disini belum ada palang pintu perlintasannya, palang pintu itu sudah kita usulkan untuk dipasang di kawasan tersebut. Namun dari PT KAI belum ada realisasinya," tutupnya. (Trbs)

  • Editor :