Beranda Daerah Lampung Tanggamus

Rusak Parah, Warga Batu Patah Tanggamus Swadaya Perbaiki Jalan Kabupaten

42
Warga Batu Patah Tanggamus bergotong royong memperbaiki jalan yang rusak. Foto: Sayuti/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tanggamus – Kesal, itulah yang dirasakan warga Pekon Batu Patah, Kecamatan Kelumbayan Barat, Kabupaten Tanggamus karena kondisi ruas jalan kabupaten yang rusak tidak kunjung diperbaiki. Padahal jalan ini merupakan akses utama, dan jalur distribusi perekonomian warga.

Ketimbang melakukan aksi menanam pohon pisang di jalan, atau memblokir jalan serta berselfi ria di jalan rusak. Warga justru patungan mengumpulkan dana untuk memperbaiki jalan yang sudah rusak.

Perbaikan jalan dilakukan warga, secara sistem tambal sulam mengunakan pola pengecoran. Dan sebagai sindirian ke pemerintah, warga memampang sebuah papan di tebing sisi jalan bertuliskan “Proyek Swadaya Murni Masyarakat”.

Warga kesal karena Pemerintah Kabupaten Tanggamus tidak kunjung memperbaiki ruas jalan kabupaten yang menghubungkan sejumlah pekon di Kecamatan Kelumbayan Barat-Kelumbayan ini, padahal permintaan perbaikan telah sering diajukan. Kondisi jalan yang licin dan rusak kerap mengakibatkan kecelakan yang bahkan menimbulkan korban.

Hal ini membuat warga secara sukarela mengumpulkan dana agar tidak ada lagi korban akibat jalan rusak. “Alhamdulillah, dari swadaya murni masyarakat ini kami bisa memperbaiki jalan dimulai dengan penimbunan dan pengecoran jalan sepanjang 200 meter,” kata Tolani, Kepala Pekon Batu Patah, Selasa (15/10/2019).

Menurut Tolani, kerusakan ruas jalan kabupaten di pekonnya ini sudah terjadi tiga tahun lalu, dan sudah beberapa kali diajukan perbaikan ke Pemkab Tanggamus, namun belum juga ada tanggapan atau direspon.

“Karena tidak ada respons, warga kesal menggalang dana dan berinisiatif menambal sendiri, menggunakan semen,” kata dia.

Dikatakan Tolani, kerusakan ruas jalan ini selain menyebabkan terjadinya banyak kecelakaan, juga berdampak terhambatnya pendistribusian kebutuhan warga seperti sembako, bahan bangunan, BBM dan juga menghambat pemasaran hasil perkebunan warga.

“Jalan ini merupakan akses utama warga, bukan hanya warga Batu Patah melainkan warga dari Kecamatan Kelumbayan. Apalagi ini sudah memasuki musim penghujan, jalan akan semakin sulit dilalui, maka kami masyarakat Batu Patah bergerak secara swadaya memperbaiki jalan ini,” ujarnya.

Solahudin, salah seorang warga Kecamatan Kelumbayan mengungkapkan, saat ini ada banyak titik keruskan disepanjang jalan Kecamatan Kelumbayan Barat dan Kelumbayan. Mulai dari tebing longsor, badan jalan nyaris putus, jembatan patah dan penyempitan badan jalan. Hal ini terjadi akibat musim penghujan tahun tahun lalu, di mana pada saat itu wilayah Kecamatan Kelumbayan dilanda banjir bandang.

Tetapi, sampai saat ini keruskan itu belum terlihat ada upaya perbaikan yang dilakukan dari pemerintah daerah. Padahal jika keruskan jalan itu lama dibiarkan begitu saja, maka dikhawatir saat masuk musim pengujan akan mengakibatkan keruskan lebih parah lagi.

“Dan tidak menutup kemungkinan jalan di Kecamatan Kelumbayan Barat dan Kelumbayan ini akan terputus. Saya berharap pemerintah daerah setempat segera memperbaiki keruskan jalan di Kelumbayan Barat dan kelumbayan ini, mengingat akan masuk musim penghujan,” katanya. (Sayuti)

Facebook Comments