BNPB: Alat Peringatan Dini Tsunami di Pulau Sebesi Jadi Korban Aksi Vandalisme
Minggu, 03 November 2019 - 22.04 WIB
56
Kupastuntas.co, Bandar Lampung-Inexpensive Device for Sea Level Measurement (IDSL) atau alat peringatan dini tsunami di Pulau Sebesi, Lampung Selatan menjadi korban aksi vandalisme. Kabel aki yang terpasang pada alat tersebut dipotong oleh orang tak bertanggung jawab.
"BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) mengimbau semua pihak, khususnya masyarakat, untuk turut menjaga alat peringatan dini tsunami. Hal tersebut mengingat beberapa waktu lalu vandalisme terjadi terhadap alat IDSL yang terpasang di sekitar Pulau Sebesi, Lampung," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, dalam siaran persnya, Sabtu (2/11).
Aksi vandalisme itu, kata Agus, diketahui pada Oktober lalu. Beruntung, alat itu masih berfungsi meski dalam kondisi dirusak.
"Perusakan dilakukan pada kabel aki pada Oktober lalu. Meskipun saat itu kabel terpotong, alat masih dapat berfungsi karena menggunakan solar panel. Dapat dibayangkan apabila ada oknum yang sengaja merusak atau mengambil komponen alat ini sehingga tidak mampu lagi hidup dan memberikan sinyal peringatan dini," ujar Agus. (Dtc)
Berita Lainnya
-
Diduga Rem Overheat, Bus Penumpang Terbakar di Tol Bakter
Senin, 15 Juni 2026 -
Mahasiswa Bubarkan Diri, Ultimatum Aksi Massa Lebih Besar Bila Tuntutan Tidak Dipenuhi
Senin, 15 Juni 2026 -
Mahasiswa Akuntansi Universitas Teknokrat Indonesia Ciptakan Inovasi 'Si KULPIS', Kerupuk Kulit Pisang yang Bernilai Ekonomi dan Ramah Lingkungan
Senin, 15 Juni 2026 -
Peringati Hari Donor Darah Sedunia, Akar Hotels & Resorts Lampung Gelar Aksi Donor Darah Bersama UDD Pembina PMI Provinsi Lampung
Senin, 15 Juni 2026








