Beranda Bandar Lampung

Juru Bicara KPK Febri Diansyah : Bupati Loekman Dipanggil Terkait Perkara Khamamik

1760
Foto : Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Informasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) santer beredar di Lampung. Loekman disebut diamankan di Jakarta, pada  Minggu (3/11/2019).

Namun kabar itu dibantah Loekman Djoyosoemarto. Ia membenarkan tengah berada di Jakarta. Tapi keberadaan di Jakarta, untuk menghadiri acara penerimaan penghargaan e-goverment award di Balai Sudirman, Jakarta, Senin (04/11/2019) .

Informasi dari Juru Bicara KPK Febri Diansyah,  Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto menghadap penyidik lembaga antirasuah, bukan diamankan dalam operasi senyap.

Pemanggilan itu terkait perkara korupsi Bupati Mesuji Khamami. Namun, Febri tak merinci kapan jadwal pemeriksaan terhadap mantan adik Jaksa Agung Muhammad Prasetyo itu.

“Dipanggil terkait perkara Bupati Mesuji,” ujarnya, Senin (4/11/2019). Febri mengatakan, sebelumnya Loekman Djoyosoemarto sudah dua kali dipanggil tapi tidak hadir.

Keterangan Febri ini diungkapkan di salah satu media online. Ketika dikonfirmasi ulang terkait keterangan itu, Febri tidak merespon. Pertanyaan yang dilayangkan ke pesan Whats App Febri tidak mendapat balasan.

Informasi yang diperoleh, pemanggilan Loekman Djoyosoemarto pernah dilakukan pada Kamis (16/5/2019). Tak hanya dia, Wakil Bupati Mesuji dan Ketua DPRD Mesuji juga dipanggil di hari yang sama. Yakni, Saply dan Fuad Amrullah.

Di hari itu, Loekman kepada beberapa media di Lampung membantah mendapat panggilan KPK. Namun, berdasarkan penelusuran Kupas Tuntas, dia diperiksa oleh KPK selama enam jam. Loekman hadir di KPK dan masuk ke dalam gedung lembaga antirasuah dari pukul 10.00 WIB. Kemudian keluar meninggalkan gedung KPK pukul 15.00 WIB.

Salah seorang pegawai KPK yang bertugas di Bidang Humas Ipi Maryati, membenarkan status Loekman Djoyosoemarto sebagai saksi terperiksa.

Sama seperti Febri, Ipi sendiri tidak dapat merinci kapan jadwal pemeriksaan itu berlangsung seperti yang diutarakan Febri, Senin (4/11/2019).

Ia mengatakan akan bertanya kepada Febri tentang pertanyaan kupastuntas.co berkaitan dengan rincian jadwal pemeriksaan Loekman Djoyosoemarto. “Nah, kalau ini, yang bersangkutan (Febri) yang bisa jawab nih. Kapan tepatnya pemanggilan tersebut. Aku coba forward ke dia ya,” kata dia.

Pemanggilan ini berkorelasi dengan fakta persidangan dalam perkara Bupati Mesuji, Khamami.

Nama Loekman Djoyosoemarto, Saply dan Fuad Amrullah tercatat sebagai kontraktor yang mengerjakan proyek infrastruktur pada Dinas Bina Marga Mesuji. Di sini lah terungkap substansi pemeriksaan yang diinginkan penyidik kepada Loekman.

Saply dan Fuad Amrullah akhirnya dihadirkan sebagai saksi. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang pada Kamis (11/7/2019), keduanya membantah telah ikut mendapat jatah proyek di Mesuji.

Loekman Djoyosoemarto tak pernah hadir sebagai saksi hingga sidang perkara Bupati Mesuji Khamami berakhir. Hakim memvonis Khamami dengan pidana penjara selama 8 tahun.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK Wawan Yunarwanto dan Subari Kurniawan tidak menanggapi pertanyaan kupastuntas.co tentang status Loekman yang sedianya adalah saksi dalam perkara Khamami. Pesan berisi permintaan tanggapan ke Whats App kedua jaksa ini tidak mendapat balasan.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi belum berhasil meminta klarifikasi dari Loekman Djoyosoemarto. Apakah dia benar berkunjung ke KPK untuk diperiksa terkait kasus korupsi Mesuji atau tidak.

Pesan singkat ke Whats App Loekman berisi permintaan tanggapan serta klarifikasi terhadap nya tidak mendapat jawaban. (Ricardo)

Facebook Comments