Beranda Daerah Lampung Pesawaran

Ribuan Tenaga Konstruksi di Pesawaran Ikut Uji Kompetensi

46
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pesawaran Fikri, usai menghadiri acara uji kompetensi dan sertifikasi Tenaga kerja terampil konstruksi Kabupaten Pesawaran tahun 2019, di Balai desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, Senin (4/11). Foto: Reza/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesawaran – Ribuan Tenaga kerja terampil kontruksi di Pesawaran akan mendapatkan uji kompetensi dan sertifikasi. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesawaran Fikri, usai menghadiri acara uji kompetensi dan sertifikasi Tenaga kerja terampil konstruksi Kabupaten Pesawaran tahun 2019, di Balai desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, Senin (4/11/2019).

“Ya, tahun ini (2019) kita akan berikan uji kompetensi dan sertifikasi terhadap 1022 orang tenaga terampil kontruksi yang ada di 11 Kecamatan di Kabupaten Pesawaran,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan ini juga sebelumnya telah dilakukan oleh Pemkab Pesawaran. “Pada tahun lalu (2018) kita sebenarnya telah memberikan kegiatan serupa kepada 870 orang tenaga terampil kontruksi, dan kita juga bersyukur, Pemkab Pesawaran telah mendapatkan penghargaan terhadap penyelenggara uji kompetensi terbaik di Palembang yang dilaksanakan oleh Balai besar bidang jasa konstruksi kementrian pekerjaan umum,” ujarnya.

Ditambahkannya, kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM pekerja terampil konstruksi di Pesawaran. “Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan keahlian para pekerja kontruksi kita, misalnya kita berkendara motor, semua pasti bisa berkendara tapi yang punya SIM belum tentu semuanya punya, ini lah salah satu tujuan kita, apalagi saat ini berdasarkan undang-undang pekerja kontruksi harus memiliki lisensi terhadap keahliannya,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini setiap pekerjaan konstruksi yang dilakukan Pemkab Pesawaran diharuskan para pekerjanya berlisensi. “Sekarang sudah kita mulai semua kegiatan kontruksi kita berlakukan SK3 terkait keselamatan kerja, jadi itu sudah kita masukkan komponennya kedalam RAB kegiatan,” katanya.

Ia pun menerangkan bahwa, kegiatan ini dianggap bisa berdampak positif bagi para pekerja terampil kontruksi yang sudah lulus uji kompetensi dan bersertifikat. “Saya rasa semua pekerja kontruksi senang dengan kegiatan ini, karena jika mereka mendaftar secara langsung Ke LPJK cukup lumayan biayanya, tapi ini sudah difasilitasi oleh Pemkab Pesawaran secara gratis dan kita berikan uji kompetensi serta sertifikasinya,” tutupnya. (Reza)

Telah terbit di Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Edisi Selasa, 05 November 2019 berjudul “Pemkab Beri Uji Kompetensi Ribuan Tenaga Konstruksi”

Facebook Comments