Beranda Bandar Lampung

BKSDA Sebut Ada Dua Daerah di Provinsi Lampung yang Jadi Langganan Setia Penampung Burung-burung Ilegal

36
BKSDA Bengkulu-Lampung menyita burung tanpa dokumen lengkap di Kabupaten Lampung Utara.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung baru saja menyita 1.500 ekor burung tanpa dokumen lengkap alias ilegal. Burung-burung itu ditemukan disimpan di dalam sebuah mobil travel di Jalan Lintas Sumatera, persis di seputaran SPBU Kalibalangan, Kabupaten Lampung Utara pada Sabtu (9/11/2019) dini hari. Petugas pun turut mengamankan seorang sopir mobil tersebut untuk nantinya dimintai keterangan.

Yang menarik lagi dari kegiatan ini, adalah daerah tujuan dari burung-burung tersebut. Menurut Kepala Seksi Wilayah III pada BKSDA Bengkulu-Lampung, Hifzon Zawahiri, ada dua daerah di Provinsi Lampung yang “setia” menampung burung-burung ilegal itu.

“Burung ini akan dipasarkan ke dua tempat. Di Kota Metro dan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Semoga melalui kegiatan ini, bisa menimbulkan efek jera kepada oknum yang memperdagangkan burung-burung tersebut secara ilegal,” kata Hifzon kepada awak media, Sabtu siang.

Keseluruhan burung tersebut disimpan di dalam berbagai wadah. Diantaranya, disimpan dalam 23 keranjang burung Perenjak Jawa atau biasa dikenal Ciblek. 2 keranjang burung Pleci. 1 keranjang burung Kolibri. 5 keranjang burung Gelatik Batu, 2 ekor burung Pelatuk Sampit, 1 kardus burung Cucak Kopi. 2 keranjang burung Murai Air, 1 kardus burung Pembatu.

2 keranjang burung Poksay Hitam. 1 keranjang Poksay Sumatera. 2 keranjang burung Serindit Melayu. 10 kardus burung Cucak Jenggot. 3 ekor burung Cucak Keling. 15 kardus burung Cucak Ijo, 7 kardus burung Cucak Ranting. 4 kardus burung Cucak Ijo Mini. (Ricardo)

Facebook Comments