Tahap Dua, Penahanan Politisi Demokrat Fajrun Najah Dipindahkan ke Rutan
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Penyidik Satreskrim Polresta Bandar Lampung telah menyerahkan tersangka Fajrun Najah Ahmad beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung.
Dengan demikian, tidak lama lagi pria yang akrab disapa Fajar itu akan segera diadili di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang. “Kami sudah melimpahkan tahap dua (Tersangka dan barang bukti) ke Kejari Bandar Lampung,” kata Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Rosef, Minggu (24/11).
Rosef menjelaskan, pelimpahan tahap dua tersebut dilakukan setelah Jaksa Peneliti Kejari Bandar Lampung, menyatakan berkas politisi Partai Demokrat Lampung itu, lengkap atau P21.
“Karena berkasnya sudah dinyatakan lengkap oleh mereka (jaksa), selanjutnya kita lakukan tahap dua. Kita tahan,” ujar Rosef.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kejari Bandar Lampung, Yusna Adia, membenarkan, pihaknya telah menerima berkas perkara atasnama Fajrun Najah Ahmad. “Ya, kita sudah terima tahap dua perkara atasnama Fajrun pada Kamis (21/11) lalu,” kata Yusna, Minggu (24/11).
Usai menerima tahap dua, kata Yusna, tersangka kemudian ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Way Hui, Lampung Selatan, selama 20 hari ke depan. “Saat ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) sedang menyusun surat dakwaan. Secepatnya surat dakwaan dirampungkan, agar segera kita limpahkan ke Pengadilan untuk disidangkan,” jelas Yusna.
Disinggung apakah tersangka Fajrun ada mengajukan penangguhan penahanan, Yusna mengaku tidak ada. “Nggak ada dia (tersangka) mengajukan penangguhan penahanan,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Fajar ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Bandar Lampung, atas kasus penipuan sebesar Rp2,75 miliar, berdasarkan laporan dari korban Namuri Yasir. Setelah diperiksa sebagai tersangka pada 23 September 2019, Sekretaris DPD Partai Demokrat itu, langsung dilakukan penahanan. (Oscar)
Berita Lainnya
-
Klinik Pratama UIN RIL Beri Penyuluhan Pencegahan Sejumlah Penyakit ke Mahasantri Ma’had Al Jamiah
Kamis, 09 April 2026 -
Biro AUPKK UIN Raden Intan Lampung Gelar Bimtek Pengelolaan Arsip Vital dan Terjaga
Kamis, 09 April 2026 -
Petani Tebu Kirim Surat ke Kejati Lampung, Ancam Turunkan 6 Ribu Orang
Kamis, 09 April 2026 -
Efisiensi Energi sebagai Jalan Nyata Menuju Kemandirian Energi di Lampung, Oleh: Elka Pranita
Rabu, 08 April 2026








