Provinsi Aceh Belajar Penangkaran Badak Sumatera di SRS Lamtim
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Mengantisipasi kepunahan Badak Sumatera, Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al Haythar bersama jajaran Pemerintahan Provinsi Aceh belajar penangkaran badak di Suakha Rhino Sumatera (SRS) di Lampung Timur.
Kehadiran Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haythar didampingi anggota DPRA Aceh Kartini, Ketua DPRK Aceh Timur Fattah Fikri dan Kepala Bapeda Aceh Timur Darmawan M Ali.
Malik Mahmud Alhaythar mengaku, berniat untuk membangun SRS di Provinsi Aceh untuk menjaga agar binatang bercula (badak) tidak punah. Menurutnya, Indonesia saat ini merupakan benteng terakhir dalam mempertahankan kelestarian Badak Sumatera.
Dikatakan, bupati Aceh Timur sudah siap untuk membangun SRS. Sehingga, pihaknya selama dua hari ini berada di TNWK untuk belajar mengelola SRS dan merawat badak.
"Ini yang perlu kami lakukan, cara memahami pengelolaan SRS dan mengasuh badak," kata Malik Mahmud Alhaythar, Kamis (28/11).
Ia melanjutkan, setelah SRS di Nanggroe Aceh sudah dibuat, pihaknya akan mengadopsi sementara mahot badak TNWK untuk membekali calon mahot di SRS Provinsi Aceh.
Ia menambahkan, saat ini perburuan liar badak di Aceh masih sering terjadi. Wali Naggroe Aceh ini pun akan menginstruksikan kepada jajaran penegak hukum di Aceh agar benar-benar mengedepankan penegakan hukum.
“Penegakan hukum harus dilakukan guna meminimalisir pelaku perusakan hutan dan perburuan satwa yang dilindungi seperti badak, gajah, harimau dan sejenisnya.
Diakuinya, hutan di Aceh masih sangat luas dan asri, sehingga sangat cocok untuk dibangun SRS. Dikatakan, hingga kini di dalam hutan Aceh sedikitnya masih ada 38 ekor badak yang dilepas liar.
"Kami berharap setelah terbangunnya SRS di Aceh, SRS Lamtim bisa membantu semaksimal mungkin untuk melestarikan badak di Aceh," paparnya.
Dalam kunjungan ini, pejabat Provinsi Aceh mendengarkan langsung penjelasan dari dokter badak SRS TNWK Zulfi Arsan terkait upaya pelestarian badak. Mereka juga menyempatkan melihat dua ekor badak yang ada dipenangkaran dan mengelilingi kandang badak seluas 100 hektar. (Agus)
Telah terbit di Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Edisi Jumat, 29 November 2019 berjudul "Provinsi Aceh Belajar Penangkaran Badak Sumatera di SRS Lamtim"Berita Lainnya
-
Presiden Prabowo Kucurkan Rp839 Miliar Tangani Konflik Manusia dan Gajah di Way Kambas
Sabtu, 14 Maret 2026 -
Prabowo Siapkan Banpres Bangun Pagar di Way Kambas, Redam Konflik Gajah dan Warga
Jumat, 13 Maret 2026 -
Usai Tembak Teman Saat Main Kartu, Pemuda di Lampung Timur Menyerahkan Diri ke Polisi
Kamis, 12 Maret 2026 -
Petani Was Was Harga Gabah Anjlok Rp 4.500 per Kg di Lampung Timur
Selasa, 02 April 2024



