Viral di Medsos, Aktivitas Penambangan Gunung Kunyit Kembali Longsor
Longsor yang terjadi di Gunung Kunyit yang terjadi Selasa (03/12/2019).(Ist)
Kupastuntas.co Bandar Lampung-Bukit batu yang berada di Bandar Lampung kembali longsor akibat aktivitas penambangan yang dilakukan masyarakat.
Sebelumnya peristiwa tersebut terjadi di bukit Sukamenanti, kali ini terjadi di Gunung kunyit yang berada di Jalan Yos Sudarso Teluk Betung Selatan (TBS) Bandar Lampung, Selasa (03/12/2019).
Perestiwa longsor yang terjadi di gunung kunyit tersebut sempat terekam dalam video yang viral di media sosial.
Pantauan Kupastuntas.co di lokasi yang terjadi longsoran tersebut, terlihat aktivitas penambangan batu yang dilakukan oleh beberapa warga. Dimana pekerja terlihat sedang mengangkut bebatuan dari longsor yang telah dipecah-pecah menjadi bagian kecil.
Arief Hidayat salah satu pekerja yang bernama Arief Hidaya membenarkan terjadinya longsor tersebut karena aktivitas penambangan. Ia menerangkan, longsor tersebut terjadi karena proses penambangan manual yang dilakukan penggali dari atas bukit.
"Iya itu aktivitas penambangan, karena kalau tidak longsor kita dapat batunya dikit, nah kalau lingsor kita dapatnya banyak," ungkapnya. (Sule)
Berita Lainnya
-
Studium Generale Universitas Islam An Nur Lampung Sukses Digelar, PLN Jaga Keandalan Listrik
Kamis, 28 Mei 2026 -
BKN Sebut 5,2 Juta ASN Tidak Punya Rumah
Kamis, 28 Mei 2026 -
Negara Rugi Rp 857 Miliar Akibat 7 Tambang Ilegal
Kamis, 28 Mei 2026 -
Hadapi Ancaman El Nino, Lampung Bangun 1.200 Irigasi Perpompaan Jaga Ketahanan Pangan
Kamis, 28 Mei 2026
Kupastuntas.co Bandar Lampung-Bukit batu yang berada di Bandar Lampung kembali longsor akibat aktivitas penambangan yang dilakukan masyarakat.
Sebelumnya peristiwa tersebut terjadi di bukit Sukamenanti, kali ini terjadi di Gunung kunyit yang berada di Jalan Yos Sudarso Teluk Betung Selatan (TBS) Bandar Lampung, Selasa (03/12/2019).
Perestiwa longsor yang terjadi di gunung kunyit tersebut sempat terekam dalam video yang viral di media sosial.
Pantauan Kupastuntas.co di lokasi yang terjadi longsoran tersebut, terlihat aktivitas penambangan batu yang dilakukan oleh beberapa warga. Dimana pekerja terlihat sedang mengangkut bebatuan dari longsor yang telah dipecah-pecah menjadi bagian kecil.
Arief Hidayat salah satu pekerja yang bernama Arief Hidaya membenarkan terjadinya longsor tersebut karena aktivitas penambangan. Ia menerangkan, longsor tersebut terjadi karena proses penambangan manual yang dilakukan penggali dari atas bukit.
"Iya itu aktivitas penambangan, karena kalau tidak longsor kita dapat batunya dikit, nah kalau lingsor kita dapatnya banyak," ungkapnya. (Sule)
- Penulis : Kupastuntas
- Editor :
Berita Lainnya
-
Kamis, 28 Mei 2026Studium Generale Universitas Islam An Nur Lampung Sukses Digelar, PLN Jaga Keandalan Listrik
-
Kamis, 28 Mei 2026BKN Sebut 5,2 Juta ASN Tidak Punya Rumah
-
Kamis, 28 Mei 2026Negara Rugi Rp 857 Miliar Akibat 7 Tambang Ilegal
-
Kamis, 28 Mei 2026Hadapi Ancaman El Nino, Lampung Bangun 1.200 Irigasi Perpompaan Jaga Ketahanan Pangan








