Dua BUMD Lampung Ini Sedang Diaudit Pemprov
Sekda Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto.(Dok)
Kupastuntas.co,Bandar Lampung-
Pemerintah Provinsi Lampung sedang mengaudit kinerja pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti PT Lampung Jasa Utama dan PT Wahana Rahardja.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan, audit tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan pada struktur bisnis dan perbaikan internal perusahaan sehingga kinerjanya bisa meningkat.
"Oleh kerena peluangnya banyak betul, peluang itu tidak akan bisa diambil kalau mesin bisnisnya tidak sehat. Kita dandani dulu," ujar Fahrizal, saat diwawancarai di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Kamis (05/12/2019).
Khusus pada PT Wahana Rahardja yang sangat mengharapkan adanya penambahan penyertaan modal dari Pemprov Lampung, ia mengatakan, penambahan modal akan diberikan sesuai potensinya dan sesuai kemampuan perusahaan itu dalam memanfaatkan modal tersebut.
"Sehingga modal itu benar-benar efektif untuk meningkatkan nilai tambah, membangun bisnis. Kita perbaiki dulu, kalau dia sudah sehat gampang kok (menambah penyertaan modal)," kata dia. (Erik)
Berita Lainnya
-
Dishub Lampung Rekrut Sopir Taksi Listrik, Budi Yuhanda Minta Sopir Angkot Dirangkul
Kamis, 23 April 2026 -
Dosen Terbaik dan Mahasiswa Berprestasi Universitas Teknokrat Indonesia Kenalkan Energi Terbarukan di SMAN Olahraga Metro
Kamis, 23 April 2026 -
BATIQA Hotel Lampung Gelar Sekolah Ibu Pembuatan Lilin Aromaterapi dalam Rangka Hari Kartini
Kamis, 23 April 2026 -
Sambut Anniversary BATIQA Hotels Management, BATIQA Hotel Lampung Gelar Seminar Kesehatan Mental
Kamis, 23 April 2026
Kupastuntas.co,Bandar Lampung-
Pemerintah Provinsi Lampung sedang mengaudit kinerja pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti PT Lampung Jasa Utama dan PT Wahana Rahardja.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan, audit tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan pada struktur bisnis dan perbaikan internal perusahaan sehingga kinerjanya bisa meningkat.
"Oleh kerena peluangnya banyak betul, peluang itu tidak akan bisa diambil kalau mesin bisnisnya tidak sehat. Kita dandani dulu," ujar Fahrizal, saat diwawancarai di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Kamis (05/12/2019).
Khusus pada PT Wahana Rahardja yang sangat mengharapkan adanya penambahan penyertaan modal dari Pemprov Lampung, ia mengatakan, penambahan modal akan diberikan sesuai potensinya dan sesuai kemampuan perusahaan itu dalam memanfaatkan modal tersebut.
"Sehingga modal itu benar-benar efektif untuk meningkatkan nilai tambah, membangun bisnis. Kita perbaiki dulu, kalau dia sudah sehat gampang kok (menambah penyertaan modal)," kata dia. (Erik)
- Penulis : Erik Handoko
- Editor :
Berita Lainnya
-
Kamis, 23 April 2026Dishub Lampung Rekrut Sopir Taksi Listrik, Budi Yuhanda Minta Sopir Angkot Dirangkul
-
Kamis, 23 April 2026Dosen Terbaik dan Mahasiswa Berprestasi Universitas Teknokrat Indonesia Kenalkan Energi Terbarukan di SMAN Olahraga Metro
-
Kamis, 23 April 2026BATIQA Hotel Lampung Gelar Sekolah Ibu Pembuatan Lilin Aromaterapi dalam Rangka Hari Kartini
-
Kamis, 23 April 2026Sambut Anniversary BATIQA Hotels Management, BATIQA Hotel Lampung Gelar Seminar Kesehatan Mental








